Suara.com - Langkah ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan harus terhenti di babak 16 besar Thailand Open 2024 di Bangkok, Thailand, Kamis.
The Daddies harus mengakui keunggulan pasangan Taiwan Chiang Chien-Wei / Wu Hsuan-Yi melalui dua gim langsung, dengan skor 15-21, 16-21.
Hendra / Ahsan yang turun sebagai unggulan kelima dalam turnamen ini menilai bahwa lawan memiliki pertahanan yang kuat, serta dipadukan dengan tenaga dan kecepatan yang baik.
“Beberapa kali bisa kami serang tetapi tidak tembus juga. Sebaliknya saat kami diserang balik, tiga kali bisa kami kembalikan. Setelah itu akhirnya tembus juga. Harus diakui lawan bermain lebih baik,” ungkap Hendra, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.
Sependapat, Ahsan menilai bahwa perpaduan tenaga dan kecepatan yang solid, serta karakter shuttlecock yang berat semakin sulit bagi mereka untuk menembus pertahanan lawan.
“Dalam pertandingan ini lawan memiliki tenaga yang lebih gede. Dengan shuttlecock yang berat, memang susah untuk menembus pertahanan mereka. Lawan juga bermain bagus,” ujar Ahsan.
Setelah turnamen ini, juara dunia tiga kali itu akan segera melakukan pemulihan kondisi, untuk selanjutnya ikut bertanding di turnamen BWF Super 750 Singapore Open 2024.
“Setelah ini kami mau pemulihan. Selama sepekan persiapan untuk Singapura Open, dan Malaysia Masters kami tidak ikut. Mudah-mudahan diberi kesehatan selalu sehingga bisa bertanding,” kata Ahsan.
Dengan ini, maka Indonesia telah meloloskan 7 dari 10 wakil yang berlaga di babak kedua turnamen BWF Super 500 hari ini.
Baca Juga: Kandas di 16 Besar Thailand Open 2024, Bagas / Fikri Akui Main Kurang Sabar
Mereka adalah Gregoria Mariska Tunjung, Komang Ayu Cahya Dewi, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, dan Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila Putri Pranata yang maju ke babak delapan besar besok.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
Thailand Open 2025: Juara Baru Lahir, Timnas China dan Malaysia Sabet Dua Gelar
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M