Suara.com - Keputusan pebulu tangkis Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk pensiun dini mendapat sorotan para pengamat olahraga tepok bulu tersebut.
Banyak yang merasa kehilangan atas pensiunnya Kevin Sanjaya sebagai atlet. Salah satunya adalah komentator bulu tangkis legendaris asal Inggris, Oma Gill Clark.
Baca Juga:
Segini Gaji Kevin Sanjaya, Pantas Mantap Pensiun usai Nikahi Anak Konglomerat
Lewat akun X, Oma Gill menuliskan isi hatinya mengenai sosok Kevin Sanjaya. Gill mengaku sedih mendengar kabar pensiunnya Kevin.
"Namun dengan adanya pengumuman dari @kevinsanjaya bahwa dia mengakhiri karir bermainnya, mau tidak mau saya merasakan kesedihan yang sangat besar," ujar Gill.
Dengan gantung raketnya Kevin Sanjaya, menurut Oma Gill, para pecinta bulu tangkis tidak akan pernah lagi bisa menyaksikan salah satu pemain paling dinamis, menarik, dan luar biasa.
Sebagai komentator dan pengamat, Oma Gill lalu merangkum kemampuan seorang Kevin Sanjaya sebagai seorang atlet.
"Antisipasinya luar biasa. Antisipasi itu, ditambah dengan reaksi secepat kilat berarti dia membawa permainan di lapangan depan ke level yang benar-benar baru," ujar Oma Gill.
Baca Juga: Reaksi Manis Istri Dengar Kevin Sanjaya Pensiun dari Bulu Tangkis
Kevin Sanjaya kata dia, termasuk pemain boros, dan terkadang keterlaluan, dalam pemilihan pukulannya.
Menurutnya, Kevin memiliki repertoar tembakan, seperti intersepsi kepala, atau pertahanan berjongkok, yang unik.
"Dia atletis dan lincah dalam gerakannya. Dia tidak dapat diprediksi, membuat gerakan dan melakukan pukulan yang sama sekali tidak terduga – pukulan yang bahkan sebagian besar pemain lain tidak terpikirkan untuk melakukannya, apalagi mampu mengeksekusinya," terang Oma Gill.
Selain itu, Kevin di mata Oma Gill adalah sosok yang flamboyan dan penuh percaya diri. Gaya permainan Kevin kata dia sudah melegenda.
Dalam performa terbaiknya, menurut Oma Gill, Kevin sangat sensasional, satu kelas di atas yang lain dan sangat dominan.
Sederhananya, ujar Gill, Kevin adalah sosok yang flamboyan, atletik, cemerlang, unik, legendaris, keterlaluan, tidak dapat diprediksi dan sensasional.
"Dengan kata lain, dia adalah pemain LUAR BIASA yang LUAR BIASA untuk ditonton!" ujar Oma Gill.
Menurut dia, alasan Kevin memiliki kebebasan memainkan gaya angkuhnya adalah karena gaya pasangannya Marcus Fernaldi Gideon yang tak henti-hentinya untuk menutupi kesenjangan dan bekerja keras dari belakang lapangan.
"Ya ampun, betapa kita akan merindukan kegembiraan dan semangat #Minions. Semua harapan baik untuk masa depan Kevin. Selamat pensiun," tutur Oma Gill.
Berita Terkait
-
Reaksi Manis Istri Dengar Kevin Sanjaya Pensiun dari Bulu Tangkis
-
Kevin Sanjaya Sukamuljo
-
Segini Gaji Kevin Sanjaya, Pantas Mantap Pensiun usai Nikahi Anak Konglomerat
-
Daftar Penghargaan Kevin Sanjaya, Ini Lika-liku Karier Menantu Hary Tanoe
-
Riwayat Karier dan Prestasi Kevin Sanjaya: Pensiun di Usia 28 Tahun, Raih Segudang Penghargaan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026