Suara.com - Juara dunia delapan kali, Marc Marquez terkonfirmasi bakal memperkuat tim pabrikan Ducati, Ducati Lenovo, bertandem bersama juara bertahan Francesco Bagnaia untuk MotoGP musim 2025 dan 2026.
“Saya sangat senang bisa mengenakan warna merah tim pabrikan Ducati di MotoGP musim depan,” kata Marc Marquez, dikutip dari laman resmi Ducati, Rabu (5/6/2024).
Lebih lanjut, pembalap Spanyol itu mengungkapkan ia cepat beradaptasi dengan motor Desmosedici GP sejak pertama kali berada di tim satelit Ducati, Gresini Racing.
“Sejak saat itu, saya tahu bahwa tujuan saya adalah melanjutkan jalur ini, terus berkembang, dan pindah ke tim di mana Pecco Bagnaia menjadi juara dunia selama dua tahun berturut-turut,” kata Marquez.
“Saya senang bisa mengambil langkah besar ini di tahun 2025 dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Ducati kepada saya,” sambung rider 31 tahun mantan andalan Honda tersebut.
Di sisi lain, Manajer Ducati Corse, Gigi Dall’Igna mengapresiasi Enea Bastianini dan Jorge Martin (Prima Pramac) yang telah dikonfirmasi berpisah dari keluarga Ducati pada musim mendatang.
“Musim ini, mereka telah menunjukkan bahwa mereka telah mencapai level yang luar biasa, dan kami yakin mereka akan memperebutkan gelar hingga akhir,” kata Dall’Igna.
Ia melanjutkan, kehadiran Marquez, yang menginjak usia 31 tahun itu pun diharapkan mampu memberikan warna dan kompetisi baru bagi Ducati.
“Memutuskan rekan setim baru Bagnaia di tim Ducati Lenovo tidaklah mudah, karena kami memiliki daftar pembalap yang sangat kuat untuk dipilih pada bakat yang tidak perlu dipertanyakan lagi seperti Marc Marquez,” kata Gigi.
Baca Juga: Dirumorkan ke Pabrikan Utama Ducati Musim Depan, Marc Marquez Kembali Singgung Motor Desmosedici
“Hanya dalam beberapa balapan, dia telah berhasil beradaptasi dengan sempurna dengan Desmosedici GP kami, dan ambisi bawaannya mendorongnya untuk terus berkembang."
Sang manajer juga berharap Bagnaia dan Marquez dapat menjadi amunisi sempurna bagi tim pabrikan Ducati untuk mengarungi dua musim ke depan.
“Kami akan memiliki dua pembalap yang bersama-sama memegang (total) 11 gelar juara dunia. Kemampuan untuk mengandalkan pengalaman dan kedewasaan mereka juga akan sangat berharga bagi pertumbuhan kami (sebagai tim),” pungkas Dall’Igna.
Berita Terkait
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Bos Yamaha Sebut Bursa Transfer MotoGP Semakin Tidak Masuk Akal Setelah Quartararo ke Honda
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026
-
Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026