Suara.com - Sosok Vanja Bukilic (Buki) sedang mencuri perhatian usai tim Volinya Red Sparks usai berhasil menang saat melawan IBK Altos dalam Liga Voli Korea (14/1/2025). Profil Vanja Bukilic menarik untuk diketahui pasalnya sekarang diduetkan dengan Megawati Hangestri.
Chemistry antar Mega dan Buki tak hanya di lapangan. Bahkan setelah pertandingan usai, keduanya juga terlihat kompak dan sangat akrab. Termasuk ketika Vanja Bukilic sedih dan menangis, Mega menghampiri dan memeluknya.
Sebelumnya diberitakan, dalam pertandingan Red Sparks vs IBK Altos di GOR Hwaseong kemarin Buki tampil kurang maksimal. Meskipun begitu, Red Spark berhasil menang dengan skor akhir 3-2 (25-21, 36-34, 23-25, 19-25, 15-12).
Dengan kemenangan Red Sparks ini pemain Timnas Voli Putri asal Indonesia Megawati Hangestri pun berhasil mengantongi 44 poin dan membuatnya dinobatkan sebagai MVP dalam pertandingan tersebut.
Sementara rekan tim Megawati yakni Vanja Bukilic hanya mencetak 25 poin. Bukilic sempat menangis karena merasa penampilannya sebagai Opposite mengecewakan.
Smash-nya pun beberapa kali meleset atau bisa ditangkis lawan sehingga membuang peluang Red Sparks memperoleh poin. Bahkan service-nya pun sempat eror dan membuat pelatih Ko Hee jin meradang.
Para pemain Red Sparks pun menghibur Buki yang menangis, tak terkecuali Mega. Para staf tim dan pemain pun turut memberi semangat untuk Vanja Bukilic.
Namun terlepas dari itu, mungkin ada yang penasaran dengan sosok Vanja Bukilic. Nah bagi yang ingin mengenal rekan satu tim Megawati ini, yuk simak berikut ini profil Vanja Bukilic yang dilansir dari berbagai sumber.
Profil Vanja Bukilic
Baca Juga: Media Korea Puji Tinggi Megawati Hangestri, Dianggap Berkah untuk Red Sparks
Vanja Bukilic merupakan atlet voli profesional Serbia yang lahir tanggal 13 Juni 1999. Perempuan berusian 25 tahun ini memiliki tinggi badan hampir 2 meter. Dengan posturnya tersebut, Vanja ideal berada di posisi opposite dalam voli.
Vanja saat ini bergabung dengan tim Daejeon CheongKwanJang Red Sparks untuk Liga Voli Korea. Dalam dunia Voli, pemain dengan nomor punggung 13 ini salah satu pemain voli yang patut diperhitungkan.
Adapun Vanja Bukilic ini mengawali kariernya di dunia voli sejak usianya masih muda. Tahun 2014, Vanja bergabung bersama klub voli Crvena Zvezda di Serbia. Permainan voli Vanja semakin berkembang selama bergabung dengan Crvena Zvezda.
Tahun 2018, Vanja kemudian bergabung dengan tim Ohio State University di Amerika Serikat. Ia mengikuti kompetisi untuk liga bola voli perguruan tinggi yang membuat keterampilan volinya pun semakin terasah.
Setelah sukses bermain bersama Ohio State selama empat tahun, Vanja lantas melanjutkan kariernya ke North Carolina State University musim 2022-2023. Selain bermain untuk liga universitas, Vanja juga berkompetisi di liga-liga terkemuka lainnya.
Lalu pada tahun 2023, Vanja hijrah ke Korea Selatan dan gabung bersama tim Gimcheon Hi-Pass untuk V-League. Tahun 2024, Vanja bergabung dengan salah klub terbaik Korsel yakni Daejeon CheongKwanJang Red Sparks.
Demikian ulasan mengenai profil Vanja Bukilic, rekan satu tim Megawati Hangestri di klub Red Sparks. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Media Korea Puji Tinggi Megawati Hangestri, Dianggap Berkah untuk Red Sparks
-
Ukir Sejarah di Liga Voli Korea Selatan, Megawati Hangestri Bikin Statistik Gemilang
-
Red Sparks Cetak 10 Kemenangan Beruntun, Media Korsel: Ledakan Megawati
-
Klasemen Liga Voli Korea dan Daftar Top Skor Terbaru, Megawati dan Red Sparks Peringkat Berapa?
-
Berapa Kali Megawati MVP? Ratu Voli Indonesia Tak Terhentikan di V-League Korea
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1