Suara.com - Pevoli Indonesia, Megawati Hangestri bersinar di Korea Selatan. Ia berhasil membawa Red Sparks mengalahkan IBK Altos, Selasa (14/1/2025).
Dalam pertandingan ini, Red Spark menang dramatis dengan skor 3-2 melalui skor 25-21, 36-34, 23-25, 19-25, dan 15-12.
Megawati Hangestri tampil menawan dalam pertandingan ini. Sebab, ia mencatatkan 44 poin yang menjadi tulang punggung timnya.
"Pemain yang memberikan kontribusi mutlak dalam kemenangan tersebut tentu saja adalah Mega. Mega menccetak 44 poin dalam game ini saja," tulis laporan media Kotra STN News.
Torehan poin tersebut membuat pemain berjuluk Megatron mencatatkan sejarah dalam Liga Voli Korea. 44 poin menjadi angka terbanyak yang pernah dicatatkan Megawati di satu pertandingan.
Sebelumnya sejarah ini terukir, poin tertinggi Megawati di satu pertandingan adalah 34 ketika menghadapi Hyundai Hilstate.
Adapun untuk Megawati yang mencatatkan banyak poin justru merendah. Ia mengatakan ada faktor lain yang mesti dikembangkannya.
"Saya senang bisa mencetak poin sebanyak itu. Saya telah bermain selama dua musim dan senang mendapatkan hasil ini," ucap Megawati.
"Memang benar saya sedikit tidak stabil setelah jeda. Saya tidak dapat menemukan ritme. Saya harus berkembang dan harus bisa melakukan yang lebih baik di masa depan," sambungnya.
Baca Juga: Diperkuat Eks Red Sparks, Jakarta Electric PLN On Fire di Proliga 2025
Dengan rekor terbarunya itu, Megawati saat ini berhasil naik ke daftar top skor Liga Voli Korea dengan menorehkan 481 poin. Ia hanya kalah dari Viktotria Danchak yang mengemas 530 poin.
Statistik Menawan Megawati Hangestri
Megawati Hangestri mencatatkan statistik apik setelah mencetak 44 poin melawan IBK Altos. Sebab kemenangan ini membuat Red Spark meraih 10 kemenangan beruntung di Liga Voli Korea.
Menurut laporan media Korea, Megawatis sukses mencatatkan statistik keberhasilan serangan mencapai 47,38 persen.
"Performa Mega terlihat jelas jika melihat catatan rekornya. Mega yang tampil bagus di musim sebelumnya, mencetak 481 poin dalam 19 pertandingan musim ini," tulis laporan STN News.
"Tingkat keberhasilan serangannya pun mencapai 47,38 persen. Memenuhi 120 persen ekspektai pemain asing yang harus berperan sebagai pemecah masalah dan memiliki stamina prima dalam jadwal padat," sambung laporan itu.
Bahkan dalam lima pertandingan terakhir, Megawati punya statistik yang sangat bagus dengan tingkat keberhasilan serangan cemerlang.
"Melihat lima pertandingan terakhir, 33 poin melawan GS Caltex pada tanggal 21 (Desember), tingkat keberhasilan serangan 59 persen. 33 poin melawan Pepper Savins Bank pada tanggal 26 (Desember), tingkat keberhasilan serangan 54 persen," tulis STN News.
"18 poin melawan IBK pada tanggal 31 (Desember) keberhasilan serangan 54 persen. 33 poin melawan GS Altex pada tanggal (10 Januari) tingkat keberhasilan serangan poin 54 persen," lanjut laporan media Korea.
Terakhir untuk tingkat keberhasilan serangan 44 poin melawan IBK di mana Megawati mencatatkan sejarah adalah 48 persen. Hal itu membuatnya mencatatkan statistik gemilang di Liga Voli Korea.
Berita Terkait
-
Red Sparks Cetak 10 Kemenangan Beruntun, Media Korsel: Ledakan Megawati
-
Klasemen Liga Voli Korea dan Daftar Top Skor Terbaru, Megawati dan Red Sparks Peringkat Berapa?
-
Berapa Kali Megawati MVP? Ratu Voli Indonesia Tak Terhentikan di V-League Korea
-
Apa Itu MVP? Megawati Sabet Gelar Bergengsi Putaran 3 Liga Voli Korea Selatan 2024-2025
-
Red Sparks Hajar IBK Altos, Pelatih Tak Pilih Megawati Jadi MVP, Kenapa?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026