Suara.com - Dua bintang bulu tangkis dunia, Choi Sol-Gyu asal Korea Selatan dan Goh V Shem dari Malaysia, menyapa langsung para penggemar di Indonesia dengan tampil dalam laga ekshibisi seru bersama pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Reza Pahlevi Isfahani.
Aksi para pebulu tangkis spesialis ganda putra ini menjadi sorotan di samping ajang NOLOOK x FELET Competition 2025 yang digelar di Living World Alam Sutera pada 21–22 Juni 2025.
Pertandingan ekshibisi ini bukan hanya menyuguhkan atraksi permainan berkelas dunia, tetapi juga memperkuat semangat persahabatan dan kolaborasi antarnegara dalam dunia bulu tangkis.
Antusiasme penonton terlihat tinggi saat para atlet menunjukkan aksi-aksi cepat, rally panjang, hingga teknik smes yang memukau di lapangan.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara NOLOOK Badminton — destinasi lapangan bulu tangkis berstandar BWF yang mengusung nilai inklusivitas — dan FELET, merek perlengkapan bulu tangkis global.
Mereka menghadirkan turnamen dan laga ekshibisi bertajuk NOLOOK x FELET Competition 2025, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan komunitas bulu tangkis Indonesia.
Direktur NOLOOK Badminton, Ariel Wibowo, mengungkapkan, “NOLOOK lahir dari semangat untuk menciptakan lebih dari sekadar lapangan bulu tangkis — kami ingin membangun ekosistem di mana setiap pemain, dari pemula hingga profesional, merasa memiliki ruang untuk tumbuh dan terinspirasi."
"Melalui NOLOOK x FELET Competition 2025, kami memulai perjalanan ini bersama komunitas pecinta bulu tangkis, memperkenalkan fasilitas berstandar internasional, dan menyatukan semangat kompetisi dan sportivitas dalam atmosfer yang mendorong performa terbaik.”
Turnamen NOLOOK x FELET Competition 2025 diikuti oleh total 320 pasangan ganda campuran dari berbagai level, mulai dari kategori Newbie, Beginner, hingga Intermediate.
Baca Juga: PBSI Evaluasi Hasil Tim Indonesia di Piala Sudirman 2025, Taufik Hidayat: Ini Butuh Chemistry
Seluruh pertandingan dijalankan dalam format satu set dengan sistem maksimal 30 poin.
Untuk menjaga keadilan dan kualitas kompetisi, peserta diwajibkan mengirimkan video permainan saat registrasi, yang kemudian dinilai oleh panel juri dari NOLOOK bersama atlet profesional, wasit, dan perwakilan dari PBSI.
Dengan total hadiah sebesar Rp29 juta, turnamen ini menjadi panggung bagi para pecinta bulu tangkis Tanah Air untuk unjuk kemampuan sekaligus berinteraksi dengan atlet-atlet dunia.
Tak hanya menampilkan pertandingan, para bintang tamu juga ikut serta dalam sesi meet and greet yang disambut hangat oleh penggemar.
Kehadiran Choi, Goh, Sabar, dan Reza di atas lapangan membangun atmosfer positif yang menginspirasi.
Apalagi, interaksi langsung dengan penggemar dan partisipasi mereka dalam ekshibisi menjadi momen langka yang mempererat hubungan antara pemain profesional dan komunitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya