Suara.com - Pelatih Timnas Voli U-21 Indonesia, Marcos Sugiyama menyambut positif pelaksanaan Piala Dunia Voli U-21 2025 yang tengah digelar di Surabaya.
Turnamen edisi perdana untuk kelompok usia ini membawa sejumlah pembaruan, termasuk jumlah peserta yang diperluas menjadi 24 negara dan pembatasan pemain naturalisasi.
Format baru tersebut dinilai memberikan kesempatan yang lebih luas bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk bersaing di level dunia.
Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, level persaingan pun semakin merata dan kompetitif.
Sugiyama juga menyoroti kebijakan baru terkait pemain naturalisasi, di mana setiap negara hanya diizinkan mendaftarkan satu pemain naturalisasi.
Aturan ini dianggap penting untuk menjaga keseimbangan kompetisi serta mendorong pembinaan atlet lokal sejak usia muda.
Turnamen ini menjadi kesempatan pertama bagi Junaida Santi dan rekan-rekannya tampil di ajang dunia.
Meski masih berstatus debutan, Sugiyama yakin skuatnya mampu memberikan perlawanan terbaik, apalagi dengan dukungan penuh dari para suporter Indonesia yang memadati tribun Jawa Pos Arena.
“Saya percaya pada para pemain ini, karena mereka bekerja dengan benar-benar keras. Jadi, sekarang saatnya kami tunjukkan kepada mereka, bagi orang Indonesia, bahwa kami mampu bermain dengan baik,” kata pelatih asal Brasil tersebut.
Baca Juga: Ryaas Rasyid Yakini Jokowi Tak Miliki Ijazah: Kalau Ada Pasti Palsu
Dengan bekal semangat juang dan dukungan penonton, tim Merah Putih akan melanjutkan perjuangannya menghadapi timnas Kanada pada laga kedua Grup A. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya, pada Jumat (9/8) pukul 20.00 WIB.
Laga melawan Kanada akan menjadi ujian penting bagi Indonesia, yang ingin mengamankan peluang melaju ke fase berikutnya. Sugiyama berharap para pemainnya bisa menunjukkan mental kuat dan tetap tenang dalam tekanan.
Kejuaraan Dunia Voli U-21 Putri 2025 di Surabaya bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pembinaan olahraga voli di Indonesia.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Ryaas Rasyid Yakini Jokowi Tak Miliki Ijazah: Kalau Ada Pasti Palsu
-
Cara Gampang Nonton Timnas Voli Putri Indonesia vs Thailand di SEA V League 2025
-
Piala Kemerdekaan 2025, Nova Arianto Pulangkan Sejumlah Pemain Keturunan dari Timnas Indonesia U-17
-
Comeback Setelah 11 Tahun, Persijap Jepara Tantang PSM Makassar dengan Rasa Percaya Diri
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia