-
Indonesia melaju ke semifinal SEA Games 2025 usai mengalahkan Singapura dengan skor 77-37.
-
Adelaide Callista menjadi pencetak poin terbanyak dengan sumbangan 14 poin untuk kemenangan Indonesia.
-
Timnas Basket Putri akan menghadapi Filipina di babak semifinal pada hari Kamis mendatang.
Suara.com - Langkah impresif ditunjukkan skuad basket putri Indonesia dalam perebutan takhta tertinggi di ajang bergengsi se-Asia Tenggara, SEA Games 2025.
Keberhasilan menembus babak empat besar dipastikan setelah Indonesia meredam perlawanan Singapura pada babak perempat final.
Pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion Nimibutr, Bangkok, pada Rabu tersebut berakhir dengan dominasi penuh tim Merah Putih.
Skor telak 77-37 menjadi bukti keunggulan strategi dan kualitas individu pemain Indonesia di atas lapangan hijau.
Hasil ini memperlebar peluang Garuda Pertiwi untuk mempertahankan status mereka sebagai pemegang medali emas saat ini.
Adelaide Callista Wongsohardjo tampil sangat produktif dengan sumbangan 14 poin yang menjadi angka tertinggi bagi timnya.
Kontribusi signifikan juga datang dari Erinndita Prias Madafa yang sukses menyarangkan 12 poin ke ring lawan.
Agustina Elya Gradita Retong melengkapi dominasi serangan Indonesia dengan tambahan koleksi delapan poin sepanjang laga berjalan.
Ketangguhan di sektor pertahanan bawah ring menjadi kunci sukses berkat aksi luar biasa dari Leael Vensia Wolobubo Kahol.
Baca Juga: Timnas Futsal Putri Lolos ke Final, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
Leael tercatat sukses mengamankan area pertahanan dengan torehan 7 rebound yang menyulitkan upaya serangan balik para pemain Singapura.
Ketajaman penyelesaian akhir menjadi faktor pembeda utama antara kedua tim yang bertanding di ibu kota Thailand tersebut.
Skuad asuhan pelatih nasional ini menunjukkan akurasi tembakan dua angka yang sangat tinggi mencapai angka 51,5 persen.
Meskipun demikian, akurasi tembakan dari luar garis busur masih menjadi catatan evaluasi karena hanya masuk 7 kali.
Upaya tembakan jarak jauh tersebut dilakukan sebanyak 29 kali percobaan namun belum memberikan hasil maksimal di lapangan.
Pola permainan kolektif menjadi senjata rahasia Indonesia dalam membongkar rapatnya barisan pertahanan yang dibangun oleh lawan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya