Sport / Arena
Kamis, 01 Januari 2026 | 14:52 WIB
Satria Muda resmi melepas Mario Davidson jelang IBL 2026. Minim menit bermain jadi alasan, ke mana putra legenda David Soesiono ini akan berlabuh? ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Baca 10 detik
  • Satria Muda Pertamina Bandung secara resmi melepas guard muda potensial, Mario Davidson, menjelang IBL 2026.
  • Mario Davidson hanya bermain satu kali untuk Satria Muda pada musim 2025 karena persaingan ketat dalam tim.
  • Pemain ini sempat dipinjamkan ke Tangerang Hawks pada pertengahan musim 2025 untuk menambah jam terbang bermain.

Suara.com - Satria Muda Pertamina Bandung mengambil keputusan tegas dengan resmi melepas pemain muda potensial, Mario Davidson, hanya beberapa hari menjelang bergulirnya IBL 2026.

Keputusan manajemen ini menandai berakhirnya masa bakti yang sangat singkat bagi Mario bersama salah satu klub tersukses dalam sejarah basket Indonesia tersebut.

Padahal, pemain yang berposisi sebagai guard ini baru saja menyandang status rookie di Satria Muda pada musim 2025 usai kembali dari masa peminjaman.

Ketatnya persaingan di dalam roster bertabur bintang Satria Muda membuat Mario kesulitan mendapatkan menit bermain yang layak sepanjang musim lalu.

Tercatat, Mario hanya mendapatkan kesempatan tampil satu kali saat Satria Muda berhadapan dengan Bima Perkasa pada 14 Maret 2025.

Dalam kesempatan langka selama 15 menit tersebut, ia sebenarnya tampil cukup efisien dengan menyumbangkan enam poin dan satu assist bagi kemenangan tim.

Namun, tim pelatih dan manajemen tampaknya tidak memiliki skema rotasi yang bisa mengakomodasi peran Mario dalam jangka panjang.

Situasi pelik ini sempat membuat Mario ditukar guling (trade) dengan Winston Swenjaya ke Tangerang Hawks Basketball pada pertengahan musim 2025.

Selama membela Hawks, Mario mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak dengan tampil dalam 10 pertandingan reguler.

Baca Juga: RANS Simba Bogor Perkuat Fondasi Tim Jelang Musim IBL 2026

Statistiknya di klub tersebut mencatatkan rata-rata tiga poin, 1,3 rebound, dan satu assist per gim, angka yang menunjukkan ia butuh jam terbang lebih.

Setelah masa peminjaman usai dan kembali ke Satria Muda, evaluasi akhir jelang musim baru memutuskan bahwa ia tidak masuk dalam rencana tim untuk IBL 2026.

Publik basket Tanah Air kini menanti langkah selanjutnya dari putra legenda basket nasional, David Soesiono, ini di kancah profesional.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan baru bagi adik kandung Andre Adrianno tersebut, demikian Antara.

Load More