- Naomi Osaka mengakui tantangan besar dalam menyeimbangkan peran ibu dan atlet profesional setelah kembali aktif di tur WTA.
- Osaka mengalami lonjakan peringkat signifikan dari posisi 57 ke 16 dunia setelah melahirkan pada Juli 2023.
- Perannya sebagai ibu mengubah perspektifnya, kini ia tidak lagi mendefinisikan keberhasilan hanya dari hasil pertandingan.
Suara.com - Petenis Jepang Naomi Osaka secara terbuka mengungkap tantangan besar yang ia hadapi dalam menyeimbangkan peran sebagai ibu dan atlet profesional di level tertinggi.
Osaka mengakui bahwa menjalani dua peran tersebut bukan perkara mudah, terutama setelah kembali berkompetisi penuh di tur WTA.
“Ini jelas sangat sulit,” ujar Osaka, dikutip dari laman resmi WTA, Jumat.
Osaka menyebut momen liburan akhir tahun menjadi periode yang cukup menantang karena ia ingin memaksimalkan waktu bersama putrinya, Shai, di tengah tuntutan latihan dan persiapan musim baru.
“Musim liburan ini juga cukup menantang bagi saya karena saya ingin selalu ada untuknya. Namun, ada kalanya saya harus berlatih atau melakukan hal lain. Saya berharap bisa mengelola dan menyeimbangkannya dengan baik,” kata petenis berusia 28 tahun itu.
Pada musim 2025, Osaka mencatatkan kebangkitan signifikan dengan melonjak dari peringkat 57 dunia ke posisi 16 dunia. Capaian tersebut menjadi penanda bahwa Osaka mampu kembali bersaing di level atas setelah sempat absen panjang.
Menjelang ajang United Cup 2026 di Perth, Australia, Osaka juga mengaku terenyuh saat melihat petenis Swiss Belinda Bencic membawa putrinya yang masih berusia satu tahun ke lapangan latihan.
“Saya melihat Belinda Bencic bersama putrinya di lapangan, dan itu terasa sangat menggemaskan. Momen itu membuat saya teringat pada putri saya,” ujarnya.
Sejak melahirkan pada Juli 2023, Osaka mengakui peran sebagai orang tua telah mengubah cara pandangnya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia kini tidak lagi menempatkan hasil pertandingan sebagai satu-satunya tolok ukur keberhasilan.
Baca Juga: Breakingnews! Petenis Janice Tjen Mundur dari Semifinal SEA Games 2025
“Dulu saya sangat keras pada diri sendiri dan sering mendefinisikan diri saya dari menang atau kalah. Sekarang saya memiliki perspektif yang lebih luas,” kata Osaka.
Perubahan tersebut dinilai membawa dampak positif terhadap kariernya. Osaka merasa lebih tenang dan fokus dalam menjalani setiap pertandingan.
“Perubahan pola pikir ini sangat membantu perkembangan karier saya. Saya memandang setiap hari sebagai kesempatan baru untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.
Meski tetap berambisi meraih prestasi, Osaka menegaskan bahwa peran terpenting dalam hidupnya saat ini berada di luar lapangan tenis.
“Pada saat yang sama, saya tahu bahwa peran terbesar saya bukan hanya sebagai petenis, tetapi sebagai ibu bagi putri saya,” ucap Osaka.
Pada United Cup 2026, Osaka tergabung di Grup E bersama Yunani dan Inggris. Ia dijadwalkan menghadapi Maria Sakkari pada Jumat (2/1/2026) dan Emma Raducanu pada Minggu (4/1/2026), yang menjadi dua laga tunggal pertamanya di musim baru.
Berita Terkait
-
Breakingnews! Petenis Janice Tjen Mundur dari Semifinal SEA Games 2025
-
Percaya Diri Tinggi, Christopher Rungkat Ingin Perpanjang Hattrick Emas SEA Games
-
Petenis Janice Tjen Ungkap Lawan yang Perlu Diwaspadai di SEA Games 2025
-
Usai Cetak Sejarah, Menpora Pastikan Dukung Janice Tjen untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Aldila Sutjiadi Sesalkan Harus Hadapi Priska di Babak Pertama WTA Chennai
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya