-
Janice Tjen mundur dari tunggal putri karena sakit.
-
Janice/Aldila menang ganda putri walau sedang sakit.
-
Indonesia fokus ke semifinal ganda putri SEA Games.
Suara.com - Petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, terpaksa mengakhiri kiprahnya di babak semifinal nomor tunggal putri SEA Games 2025 Thailand lebih cepat karena mengalami masalah kesehatan.
Keputusan pengunduran diri ini terjadi saat pertandingan melawan wakil tuan rumah, Mananchaya Sawangkaew, di National Tennis Development Center, Nonthaburi.
Janice mundur ketika kedudukan set pertama menunjukkan angka 4-6 untuk keunggulan Sawangkaew.
Meskipun harus mundur dari sektor tunggal, kondisi fisik Janice tidak menghalanginya untuk tetap berjuang di nomor ganda putri.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Frank van Fraayenhoven, selaku pelatih kepala tim nasional tenis Indonesia.
"Saat pertandingan tunggal, dia muntah-muntah. Masih merasa tidak enak badan, dia tetap bermain ganda bersama Aldila (yang juga merasa tidak enak badan) dan berhasil menang," kata Frank kepada ANTARA melalui pesan singkat.
Janice kemudian kembali ke lapangan untuk berpasangan dengan Aldila Sutjiadi di nomor ganda putri.
Mereka menghadapi pasangan dari Singapura, Eva Marie Cheng/Su Yan Tan, dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Perjuangan keras duet Aldila/Janice membuahkan hasil manis, memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya.
Baca Juga: Sukses di SEA Games 2025, Akuatik Indonesia Bidik Pecah Telur Medali Asian Games Sejak 1990
Mereka berhasil menundukkan pasangan Singapura tersebut melalui rubber set yang menegangkan.
Kemenangan akhirnya diraih dengan skor 6-1, 4-6, 10-6, menunjukkan mentalitas juara dari peraih gelar WTA 124 Suzhou dan WTA 250 Chennai ini.
Meskipun meraih kemenangan penting, kesehatan Janice Tjen dilaporkan belum pulih sepenuhnya.
Pelatih timnas tenis putri Indonesia, Martin Setiawan, mengungkapkan kekhawatiran terkait kondisi atletnya.
"Kondisi Janice sekarang masih agak lemas tapi kami dan tim dokter sudah mempersiapkan tindakan-tindakan semaksimal mungkin untuk membantu Janice bisa bermain semifinal ganda besok," ujar Martin.
Tim pelatih dan tim dokter terus berupaya maksimal untuk memastikan Janice bisa tampil prima di semifinal ganda putri esok hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan