Sport / Arena
Minggu, 08 Februari 2026 | 10:54 WIB
1.000 pelari ikuti Care for Sumut Charity Run di GBK Jakarta. Donasi digalang untuk korban banjir Tapanuli Tengah dan Selatan. Simak aksi solidaritasnya. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 1.000 peserta mengikuti ajang lari amal "Care for Sumut" di GBK Jakarta untuk menggalang donasi bagi korban banjir dan longsor di Sumatera Utara.
  • Inisiatif ini digagas oleh komunitas perantau Batak di Jakarta dan berhasil mengumpulkan donasi awal yang akan disalurkan untuk pemulihan infrastruktur dan kesehatan di Tapanuli.
  • Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi gerakan ini dan menyebut bantuan sangat dibutuhkan bagi 3.000 KK yang masih terdampak bencana.

Suara.com - Sebanyak 1.000 pelari memadati Plaza Parkir Timur GBK untuk berpartisipasi dalam ajang lari amal bertajuk "Care for Sumut: Charity Run" pada Minggu (8/2/2026). 

Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sebuah gerakan untuk menggalang donasi guna membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara.

Inisiatif ini lahir dari kepedulian sekelompok perantau berdarah Batak di Jakarta yang merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi lebih bagi kampung halaman mereka.

Bara Krishna Hasibuan, Ketua Panitia Care for Sumut, menegaskan bahwa gerakan ini dirancang sebagai wadah kolaborasi publik agar kepedulian tidak hanya berhenti sebatas rasa simpati.

“Sebagai orang yang berdarah Batak, kami tidak ingin kepedulian berhenti pada simpati. Care for Sumut kami rancang sebagai ruang kolaborasi agar masyarakat dapat ikut berperan langsung dalam proses pemulihan,” ujar Bara.

Fokus utama penyaluran donasi akan ditujukan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, khususnya untuk kebutuhan mendesak seperti akses air bersih, layanan kesehatan, dan perbaikan infrastruktur.

Pahala Mansury, Wakil Ketua Panitia, mengungkapkan antusiasme peserta yang luar biasa dengan jumlah partisipan mencapai 1.000 orang.

"Hingga saat ini sudah terkumpul donasi sebesar Rp 5.050.000. Jumlah ini belum termasuk uang dari pelelangan barang seni yang juga akan kami gelar," terang Pahala kepada awak media di lokasi.

Ia juga menekankan komitmen panitia terhadap transparansi dan akuntabilitas, di mana bantuan akan disalurkan melalui mitra lokal yang terverifikasi agar tepat sasaran.

Baca Juga: RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Usai Terendam Banjir Lumpur 3 Meter

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian masyarakat di ibu kota.

Gus Irawan membeberkan kondisi terkini di daerahnya, di mana masih terdapat ribuan kepala keluarga yang membutuhkan uluran tangan.

"Saat ini masih ada setidaknya 3.000 KK yang terdampak bencana. Hasil donasi dari acara ini tentunya akan kami gunakan untuk membantu para korban banjir, sekaligus rehabilitasi fasilitas yang rusak, seperti air bersih, pendidikan, kesehatan, dan lainnya," jelas Gus Irawan.

Load More