- Surabaya Samator mengalahkan Jakarta Garuda Jaya 3-1 dalam Proliga 2026 di Kabupaten Bogor, Sabtu.
- Garuda Jaya kehilangan momentum krusial di akhir set kedua, ketiga, dan keempat, menyebabkan kekalahan.
- Kemenangan ini menempatkan Samator posisi ketiga dengan 11 poin, sementara Garuda Jaya di peringkat keempat.
Suara.com - Surabaya Samator memberikan kekalahan keempat secara beruntun kepada Jakarta Garuda Jaya setelah menang 3-1 (22-25, 27-25, 27-25, 25-23) pada pekan ketujuh putaran kedua Proliga 2026 di Kabupaten Bogor, Sabtu.
Meski kedua tim telah memastikan tiket ke babak final four, laga tetap berlangsung sengit dengan drama ketat di setiap set.
Garuda Jaya Unggul Lebih Dulu
Jakarta Garuda Jaya membuka pertandingan dengan impresif. Duet Timofei Sokolov dan Haikal Hidayatullah tampil tajam sebagai ujung tombak serangan.
Performa apik keduanya membawa Garuda Jaya merebut set pertama dengan skor 25-22. Samator sempat memberikan perlawanan, namun efektivitas serangan lawan sulit dibendung.
Momentum Hilang di Fase Kritis
Memasuki set kedua, pertandingan berjalan ketat. Garuda Jaya sempat tertinggal 15-18 sebelum bangkit dengan mencetak empat poin beruntun dan berbalik unggul 19-18.
Bahkan mereka hampir mengamankan set saat memimpin 24-22. Namun kelengahan di poin-poin krusial menjadi bumerang. Servis Jordan Susanto gagal dikembalikan dengan baik, membuat Samator mencuri set kedua dengan skor 27-25.
Set ketiga menjadi ulangan skenario serupa. Garuda Jaya tampil dominan dan mencatat keunggulan terbesar 17-11. Sayangnya, konsentrasi kembali buyar saat memasuki angka-angka penentuan.
Baca Juga: Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
Samator memaksakan deuce setelah mencetak tiga poin beruntun untuk menyamakan skor 24-24. Spike keras Krisna akhirnya memastikan kemenangan 27-25 bagi tim asal Kota Pahlawan tersebut.
Drama Set Keempat
Pada set keempat, Samator langsung tancap gas dan unggul 11-8. Garuda Jaya merespons dengan lima poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 13-11.
Pertarungan poin demi poin terus terjadi hingga skor menyentuh 23-22 untuk Garuda Jaya. Namun seperti dua set sebelumnya, mereka gagal menjaga konsistensi di momen akhir.
Samator mencetak dua poin beruntun untuk berbalik unggul 24-23. Smes Nibras sempat membuat skor imbang 24-24, tetapi poin tersebut dianulir akibat attack line fault.
Momentum itu dimanfaatkan Samator untuk menutup set keempat 25-23 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Klasemen dan Laga Penentuan
Kemenangan ini membuat Surabaya Samator menutup klasemen putaran kedua di posisi ketiga dengan 11 poin dari empat kemenangan.
Sementara Jakarta Garuda Jaya tertahan di peringkat keempat dengan lima poin setelah menelan empat kekalahan beruntun. Mereka masih menyisakan satu pertandingan melawan juru kunci Medan Falcons Tirta Bhagasasi
1. LavAni - 24 Poin (8 Main - 8 Menang - 0 Kalah)
2. Bhayangkara Presisi - 16 Poin (8 Main - 5 Menang - 3 Kalah)
3. Surabaya Samator - 11 Poin (8 Main - 4 Menang - 4 Kalah)
4. Garuda Jaya - 5 Poin (7 Main - 2 Menang - 5 Kalah)
Batas lolos ke Final Four
5. Falcons Tirta Bhagasasi - 1 Poin (7 Main - 0 Menang - 7 Kalah)
Berita Terkait
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
Terkini
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
Tak Hanya Seru, Ajang Lari Ini Beri Proteksi Ekstra untuk Peserta
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Jadwal Pekan ke-7 IBL 2026: Satria Muda Sambangi Dewa United, Pelita Jaya Jamu Hornbills
-
Dominasi Ngeri Pelita Jaya hingga Pekan ke-6 IBL 2026: Unbeaten, Kuasai Klasemen