- Pelatih PP PBSI, Imam Tohari, menilai Putri Kusuma Wardani harus tingkatkan kepercayaan diri untuk masuk empat besar dunia.
- Putri menunjukkan progres signifikan dengan menjadi *runner-up* Swiss Open 2026 dalam rangkaian Tur Eropa 2026.
- Faktor mental dan kemampuan mengontrol permainan dinilai krusial untuk mengatasi kesulitan melawan pemain papan atas dunia.
Suara.com - Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menilai Putri Kusuma Wardani perlu meningkatkan kepercayaan diri dan kematangan permainan agar bisa menembus peringkat empat besar dunia.
Penilaian ini disampaikan setelah Putri menunjukkan perkembangan positif dalam rangkaian turnamen Tur Eropa 2026, termasuk capaian sebagai runner-up di Swiss Open 2026.
“Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding,” ujar Imam dalam keterangan resmi PP PBSI, Selasa.
Menurut Imam, kesiapan mental menjadi faktor krusial agar Putri mampu tampil maksimal, terutama dalam laga bertekanan tinggi seperti partai final. Kemampuan mengontrol pola permainan serta keberanian mengambil keputusan di lapangan juga menjadi aspek penting dalam pengembangan atlet menuju level elite.
Pada Swiss Open, Putri tampil konsisten hingga final, namun kalah dari wakil Thailand Supanida Katethong dengan skor 11-21, 15-21. Sebelumnya di All England 2026, Putri mencapai perempat final sebelum dikalahkan pemain Korea Selatan An Se Young dengan skor 11-21, 14-21.
Putri mengakui masih menghadapi kesulitan melawan pemain papan atas dunia.
“Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top empat. Menurut saya yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar,” ujar Putri saat All England.
Pemain peringkat keenam dunia itu menekankan pentingnya konsistensi permainan dan ketahanan berpikir saat menghadapi lawan-lawan top. Ia juga belajar banyak dari An Se Young, yang mampu bermain agresif sekaligus memancing kesalahan lawan.
“Cara bermainnya bukan hanya mematikan lawan, tapi juga bisa membuat lawan mati sendiri,” ungkap Putri.
Baca Juga: Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
Saat ini, tunggal putri dunia diisi pemain top seperti An Se Young (peringkat 1), Wang Zhi Yi (China, peringkat 2), Chen Yu Fei (China, peringkat 3), Akane Yamaguchi (Jepang, peringkat 4), dan Han Yue (China, peringkat 5).
(Antara)
Berita Terkait
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup