- Putri Kusuma Wardani meraih posisi 'runner-up' Swiss Open 2026 setelah dikalahkan Supanida Katethong di Basel.
- Putri mengakui tertekan saat final dan menilai strategi lawan efektif membatasi bola atas dan mempercepat tempo.
- Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Putri untuk meningkatkan aspek fisik, teknik, dan ketahanan mentalnya.
Suara.com - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menjadikan hasil runner-up di Swiss Open 2026 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainannya, terutama dalam menghadapi tekanan pada pertandingan penting.
Pada partai final yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Minggu, Putri harus mengakui keunggulan pemain Thailand, Supanida Katethong, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 11-21, 15-21.
“Sebenarnya saya ingin bisa mengeluarkan permainan terbaik dari awal, tapi di lapangan merasa cukup tertekan. Supanida juga menerapkan strategi yang tepat dengan membatasi bola atas saya dan mempercepat tempo permainan,” kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga final.
Sebagai unggulan pertama, Putri tetap bersyukur bisa mencapai partai puncak turnamen tersebut. Namun, ia mengakui belum sepenuhnya puas karena merasa tidak mampu menampilkan performa terbaik pada laga penentuan gelar.
“Tapi memang kurang puas karena permainan saya tidak keluar hari ini,” ujarnya.
Putri juga menilai rangkaian turnamen yang dijalaninya dalam beberapa pekan terakhir memberikan banyak pelajaran berharga, khususnya saat menghadapi para pemain papan atas dengan gaya bermain yang berbeda.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan menghadapi lawan dengan pertahanan kuat maupun serangan agresif.
“Dari dua minggu ini saya dapat banyak pengalaman dari pemain top. Saya bisa belajar bagaimana menghadapi tipe permainan yang berbeda-beda,” katanya.
Ke depan, Putri menyadari masih perlu melakukan banyak peningkatan, baik dari sisi kondisi fisik, kemampuan teknik, maupun aspek nonteknis seperti fokus dan ketahanan mental saat berada di bawah tekanan pertandingan.
Baca Juga: Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya
“Secara keseluruhan saya harus lebih kuat lagi, baik dari fisik, teknik, maupun nonteknis seperti fokus dan kemampuan keluar dari tekanan,” ujar Putri.
(Antara)
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Skuad Resmi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026, Ada Tiga Pemain Diaspora
-
Chelsea Umumkan Bakal Hadapi AC Milan di Stadion GBK pada Agustus Mendatang
-
Sassuolo Bidik Eks Bintang AC Milan untuk Jadi Pelatih Baru Jay Idzes Cs
-
Operasi Pinggul, Erik Lamela Sampaikan Pesan Haru dari Rumah Sakit
-
Nilai Emil Audero Jadi Kiper Terbaik Serie A Meski Cremonese Tumbang Telak dari Napoli
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri
-
4 Pertandingan Persija Tersisa Dianggap Final oleh Shayne Pattynama
-
Jadi Rebutan, Pemain Keturunan Surabaya Ini Diincar Ajax Amsterdam dan 2 Klub Inggris
-
Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia, Jan Olde: Semoga Beruntung
-
Luar Biasa! Emil Audero Masuk Tim Terbaik Serie A Italia Pekan Ke-34