- Pebulu tangkis Indonesia, Alwi Farhan, mengalahkan Justin Hoh asal Malaysia pada babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026.
- Pertandingan berlangsung sengit di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada Rabu dengan skor akhir 21-19, 14-21, dan 21-18.
- Kemenangan tersebut mengantarkan Alwi menuju babak 16 besar untuk menghadapi pemenang antara Clarence Villaflor atau unggulan tujuh Kodai Naraoka.
Suara.com - Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berhasil melewati duel sengit melawan rival lamanya asal Malaysia, Justin Hoh, pada babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026.
Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, China, Rabu, Alwi memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menang tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, 21-18 dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal.
Alwi mengakui pertandingan tersebut tidak mudah, terutama dalam menghadapi tekanan yang muncul selama laga.
“Tidak mudah saya bisa melewati tekanan dan rasa tidak nyaman yang muncul di dalam diri saya,” ujar Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI.
“Alhamdulillah saya bisa mengontrol dan di akhir pertandingan saya mencoba lebih sadar, lebih menerima situasi dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan.”
Pertemuan Alwi dengan Justin memang selalu berlangsung sengit. Keduanya sudah saling mengenal sejak level junior, sehingga laga sarat gengsi.
“Jadi, ada gengsi setiap ketemu. Sama-sama tidak mau kalah jadi permainannya selalu seru. Seperti rival di dalam lapangan,” kata Alwi.
Menurutnya, rivalitas tersebut justru menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal. Ia pun menegaskan tidak ada pertandingan mudah di level Kejuaraan Asia.
“Saya mau tampil layaknya seorang petarung,” tegasnya.
Baca Juga: Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Alwi untuk menambah kepercayaan diri. Pada babak 16 besar, ia akan menghadapi pemenang duel antara Clarence Villaflor dan Kodai Naraoka yang merupakan unggulan ketujuh.
(Antara)
Berita Terkait
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR