- Satria Muda Pertamina Bandung resmi melepas pemain asing Chad Brown dan Jordan Ivy-Curry pada pertengahan musim IBL 2026.
- Keputusan tersebut diambil sebagai langkah strategis manajemen untuk meningkatkan daya saing tim menjelang fase krusial kompetisi.
- Klub berencana mendatangkan pemain baru sebelum batas akhir transfer pada 12 April 2026 demi mengejar gelar juara.
Suara.com - Satria Muda Pertamina Bandung resmi mengumumkan dua pemainnya Chad Teron Brown dan Jordan Treyvon Ivy-Curry tidak akan melanjutkan karier bersama tim pads pertengahan musim IBL 2026.
Pertandingan Satria Muda Pertamina Bandung menghadapi RANS Simba Bogor menjadi pertandingan terakhir bagi Chad Brown.
Sedangkan, Jordan Ivy-Curry menutup perjalanannya bersama Satria Muda Pertamina melalui ajang IBL All Star 2026.
Keputusan melepas dua pemain ini menjadi bagian dari langkah strategis tim dalam menyongsong fase krusial musim.
Menjelang pekan ke-11, Satria Muda akan mendatangkan pemain baru, seiring dengan batas akhir transfer pemain lokal dan pergantian pemain asing yang jatuh pada 12 April 2026.
Dengan waktu yang terbatas, seluruh kontestan liga dituntut untuk bergerak cepat dalam menyempurnakan komposisi tim demi menghadapi fase akhir musim reguler dan playoff.
Pelatih Kepala Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, tidak mudah untuk mengambil keputusan tersebut, namun dalam perjalanannya kompetisi musim ini berjalan sangat dinamis.
Setiap tim terus berkembang dan melakukan penyesuaian, termasuk melalui pergantian pemain asing untuk meningkatkan performa. Oleh karena itu, Satria Muda harus terus beradaptasi dengan situasi yang ada.
Strategi tim akan selalu mengikuti kebutuhan dan perkembangan di lapangan, demi memastikan tim tetap kompetitif dan berada di jalur yang tepat menuju target utama sebagai juara.
Baca Juga: IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
"Keputusan melepas Chad Brown dan Jordan Ivy-Curry diambil karena satu tujuan yang jelas, yaitu untuk memastikan Satria Muda memiliki peluang terbaik meraih gelar juara," kata Djordje Jovicic dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Manajemen menilai komposisi tim, tuntutan playoff, serta kebutuhan mendesak saat ini, lalu memilih langkah yang diyakini memberi keunggulan kompetitif di fase akhir musim.
"Keputusan ini bukan tentang masa lalu, melainkan tentang kesempatan terbaik agar tim tampil maksimal di momen krusial, meski harus melalui keputusan sulit, tapi ini demi kepentingan tim.” ujar Djordje Jovicic.
Djordje Jovicic menuturkan, setelah perubahan ini tim akan fokus pada percepatan integrasi pemain baru dan pembangunan chemistry secepat mungkin.
"Setiap latihan dan permainan menjadi krusial untuk menyatukan ritme serta memperjelas peran masing-masing," ungkapnya.
"Fondasi permainan tetap sama yaitu ketangguhan, disiplin, dan mentalitas tim dengan penyesuaian detail untuk memaksimalkan potensi yang ada," ucapnya.
Berita Terkait
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026