Sport / Raket
Kamis, 04 Juni 2026 | 15:37 WIB
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari lolos ke perempat final Indonesia Open 2026 usai bangkit mengalahkan unggulan Taiwan. Dukungan suporter dan strategi cerdas jadi kunci kemenangan. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Ganda putri Indonesia, Ana/Trias, melaju ke perempat final Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan wakil Taiwan di Istora Senayan.
  • Kemenangan tiga gim tersebut diraih berkat dukungan suporter tuan rumah dan strategi cerdas memanfaatkan kondisi angin di lapangan.
  • Hasil ini memastikan duel sesama wakil Indonesia melawan Rachel/Febi pada babak perempat final turnamen bulu tangkis level Super 1000.

Suara.com - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, berhasil menunjukkan mentalitas baja di hadapan publik sendiri.

Bertanding di Istora Senayan pada Kamis (4/6/2026), mereka sukses melaju ke babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026.

Keberhasilan ini diraih setelah menumbangkan wakil Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu, lewat drama pertarungan tiga gim.

Sorakan ribuan penonton di stadion legendaris tersebut diakui menjadi bahan bakar utama bagi kebangkitan mereka saat berada dalam posisi tertekan.

Motivasi Berlipat dari Publik Istora

Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari lolos ke perempat final Indonesia Open 2026 usai bangkit mengalahkan unggulan Taiwan. Dukungan suporter dan strategi cerdas jadi kunci kemenangan. [Dok. PBSI]

Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias ini mengunci kemenangan dengan skor akhir 13-21, 21-17, dan 21-15 atas unggulan ketujuh tersebut.

Trias mengakui atmosfer militan para suporter di tribun memberikan energi tambahan yang luar biasa bagi mereka di lapangan.

"Kami merasa penonton hari ini ramai sekali ya, pastinya kami tambah semangat mainnya. Jadi lebih termotivasi," kata Trias seusai pertandingan.

Dukungan tersebut terbukti sangat krusial mengingat jalannya laga babak 16 besar ini tidak dimulai dengan mudah bagi wakil tuan rumah.

Baca Juga: Tak Mau Dijuluki Mini Minions, Raymond/Joaquin Pilih Dikenal sebagai Ray-Jo

Taktik Menjinakkan Power Keras Lawan

Pada gim pertama, Ana/Trias sempat kewalahan meredam pola permainan agresif yang diperagakan pasangan Hsieh/Hung.

Ganda putri Taiwan tersebut tampil menekan dengan pukulan no lob cepat dan tenaga yang sangat keras sejak reli dimulai.

Sadar akan ketertinggalan, Ana/Trias mencoba lebih sabar dalam mengatur tempo permainan guna mencari celah serangan balik.

Strategi tersebut membuahkan hasil di gim kedua, ketika mereka berhasil keluar dari tekanan dan memaksa terjadinya gim penentuan.

Ana membeberkan bahwa kecermatan dalam memanfaatkan kondisi lapangan yang berangin menjadi kunci sukses mereka membalikkan keadaan.

Load More