Sport / Raket
Kamis, 04 Juni 2026 | 10:57 WIB
Jelang lawan ranking 3 dunia di perempat final All England 2026, Raymond/Joaquin punya ritual khusus. Fokus makan enak dan tidur nyenyak jadi prioritas utama. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menolak julukan "Mini Minions" dan memilih membangun identitas diri sebagai Ray-Jo.
  • Raymond/Joaquin melaju ke babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Jepang di Istora Senayan, Jakarta.
  • Kemenangan tersebut membawa mereka menyusul wakil Indonesia lainnya untuk bersaing memperebutkan gelar juara di turnamen tersebut.

Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menegaskan tidak ingin dikenal dengan julukan "Mini Minions" yang belakangan disematkan kepada mereka.

Julukan tersebut muncul karena gaya permainan Raymond/Joaquin dinilai mirip dengan pasangan legendaris Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang dikenal dengan sebutan Minions.

Namun, Joaquin menegaskan bahwa dirinya dan Raymond ingin membangun identitas sendiri di dunia bulu tangkis.

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saat tampil di babak pertama All England 2026 di Utilitta Arena Birmingham, Birmingham, Selasa (03/03/2026). (Dok. PBSI)

"Saya tidak ingin mendapatkan nama Mini Minions, tapi kami ingin mempunyai nama sebagai Ray-Jo. Raymond-Joaquin," kata Joaquin.

Raymond/Joaquin memastikan tempat di babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, dalam dua gim langsung 21-9, 21-13 pada pertandingan babak pertama di Istora Senayan, Jakarta, Rabu.

Kemenangan tersebut membuat pasangan muda Indonesia itu melangkah ke babak berikutnya dan menunggu pemenang laga antara pasangan Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, melawan unggulan dunia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Keberhasilan Raymond/Joaquin juga menambah wakil Indonesia di sektor ganda putra yang lolos ke babak kedua. Sebelumnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani lebih dulu mengamankan tiket ke 16 besar.

Meski menjadi salah satu dari sedikit wakil Indonesia yang masih bertahan di sektor ganda putra, Joaquin mengaku tidak terbebani dengan situasi tersebut. Ia lebih fokus untuk menampilkan permainan terbaik dan mengejar prestasi di turnamen level Super 1000 tersebut.

"Yang pasti kalau beban sih tentang kami sisa dua atau gimana sih saya tidak terlalu mikirin. Lebih mikirin gimana cara tampil terbaik di sini, saya mau juga juara di sini," tutup Joaquin.

Baca Juga: Sabar/Reza Ungkap Kunci Keberhasilan Melaju ke Babak Kedua Indonesia Open 2026

(Antara)

Load More