Sport / Raket
Kamis, 04 Juni 2026 | 14:04 WIB
Angus Ng Ka Long mengungkap kisah neneknya yang berasal dari Surabaya. Pebulu tangkis Hong Kong itu juga mengaku menyukai Sop Buntut dan Soto Ayam. [Dok. Suara.com/Arief Apriadi]
Baca 10 detik
  • Pebulu tangkis Hong Kong, Angus Ng Ka Long, mengungkapkan bahwa neneknya memiliki garis keturunan asal Surabaya, Indonesia.
  • Angus menunjukkan kecintaannya pada kuliner khas Indonesia seperti sop buntut, soto ayam, dan pisang goreng saat bertanding.
  • Langkah Angus di turnamen Indonesia Open 2026 terhenti pada babak 16 besar setelah kalah dari Chou Tien Chen.

Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra asal Hong Kong, Angus Ng Ka Long, kembali mencuri perhatian publik Istora Senayan lewat pengakuannya mengenai silsilah keluarga.

Di balik seragam Hong Kong yang dikenakannya, ternyata mengalir darah Nusantara yang berasal dari sang nenek.

Momen tersebut terungkap di sela perjuangannya pada turnamen BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2026.

Angus secara terbuka mengonfirmasi bahwa dirinya memiliki akar keturunan dari Kota Pahlawan, Surabaya.

"Ya, nenek saya sebenarnya adalah orang Tionghoa-Indonesia, dan dia memiliki beberapa kerabat yang tinggal di Surabaya," ungkap Angus Ng Ka Long kepada awak media termasuk Suara.com di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Meskipun sang nenek telah lama bermigrasi ke China sebelum ibunya lahir, ikatan budaya tersebut tidak pernah luntur.

Jatuh Cinta pada Kuliner Indonesia

Angus Ng Ka Long mengungkap kisah neneknya yang berasal dari Surabaya. Pebulu tangkis Hong Kong itu juga mengaku menyukai Sop Buntut dan Soto Ayam. [Dok. Suara.com/Arief Apriadi]

Hal itu dibuktikan dengan kecintaan Angus terhadap berbagai kuliner khas Indonesia.

Baginya, bertanding di Jakarta bukan sekadar mengejar poin dan prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menikmati makanan favoritnya.

Baca Juga: Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026

"Makanan Indonesia favorit saya pastilah Sop Buntut," ujar atlet berusia 31 tahun tersebut.

Selain hidangan berkuah itu, Angus juga mengaku tidak bisa berpaling dari kelezatan Soto Ayam dan kudapan tradisional Indonesia.

"Saya selalu makan Sop Buntut, Soto Ayam, dan satu lagi yang paling saya sukai di Indonesia adalah Pisang Goreng," tambahnya.

Langkah Terhenti di Babak 16 Besar

Sayangnya, petualangan kuliner sekaligus perjuangan Angus di atas lapangan harus berakhir pada babak 16 besar Indonesia Open 2026.

Ia terpaksa mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei, Chou Tien Chen, setelah melalui pertarungan sengit tiga gim.

Angus menyerah dengan skor 15-21, 21-16, dan 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026).

Meski harus angkat koper lebih awal, kecintaan Angus terhadap tanah kelahiran sang nenek diyakini akan membuatnya kembali ke Indonesia pada kesempatan berikutnya.

Load More