- Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin menjuarai Taipei Open 2026 di Taipei Arena pada Minggu.
- Pasangan Indonesia tersebut mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia dan Aaron Tai, dengan skor 23-21 dan 21-19.
- Kemenangan tunggal ini menjadi satu-satunya gelar Indonesia sekaligus kado ulang tahun bagi kedua atlet.
Dramatis Balikkan Keadaan
Taktik tersebut terbukti krusial karena Leo/Daniel sempat tertinggal 8-11 pada interval gim pertama maupun kedua.
Daniel mengatakan komunikasi intens di lapangan menjadi kunci mereka keluar dari tekanan ketika tertinggal.
"Tadi kami mencoba terus menekan saat sedang di posisi ketinggalan, kami juga terus coba komunikasi untuk membalikan keadaan," terang Daniel.
Selepas interval gim pertama, Leo/Daniel tampil lebih solid dengan membukukan enam poin beruntun hingga akhirnya menang dramatis 23-21.
Skema serupa kembali terjadi di gim kedua. Permainan yang lebih sabar membantu mereka membalikkan keadaan dan menang 21-19 sekaligus memastikan gelar juara.
Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Final
Kesuksesan meraih podium tertinggi juga memiliki makna penting bagi skuad bulu tangkis Indonesia yang berlaga di Taipei.
Kemenangan Leo/Daniel menyelamatkan Indonesia dari ancaman pulang tanpa gelar karena mereka menjadi satu-satunya wakil Merah Putih dari seluruh sektor yang mampu menembus final Taipei Open 2026.
Leo tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung mereka saat berada di titik terendah.
"Senang dan berterimakasih untuk diri saya sendiri dan partner saya sudah berjuang lalu menang, juga terima kasih untuk tim pelatih dan tim pendukung yang selalu ada di belakang kami," ujar Leo.
Tak Mau Cepat Puas
Usai merayakan trofi juara sebagai hadiah ulang tahun, Leo/Daniel sepakat tidak cepat berpuas diri.
Keduanya menetapkan target lebih tinggi untuk mengejar konsistensi di berbagai turnamen dalam kalender BWF berikutnya.
"Gelar ini untuk kami bangkit lagi setelah beberapa turnamen ke belakang selalu kalah di babak awal," tegas Leo.
Ambisi besar kini diusung Leo untuk terus menambah koleksi gelar bergengsi.
"Tapi kami tidak boleh cepat puas, kami ingin mengincar gelar-gelar berikutnya," kata Leo.
Senada dengan pasangannya, Daniel berharap podium Taipei Open 2026 menjadi batu loncatan menuju prestasi kelas dunia lainnya.
"Dan yang pasti kami mau konsisten juara dan melebihi prestasi kami sekarang," tutup Daniel.