Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB
Tontowi Ahmad saat memantau bakat bulu tangkis dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar. [Dok. PB Djarum]
  • Audisi Umum PB Djarum 2026 regional Makassar di GOR Dafest berakhir pada 8 Agustus dengan meloloskan 16 atlet.
  • Sebanyak 16 peraih Super Tiket tersebut akan melanjutkan perjuangan ke tahap karantina di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
  • Fase karantina yang menantang tersebut dijadwalkan berlangsung dari tanggal 14 September hingga 9 Oktober mendatang.

“Dari apa yang saya lihat selama audisi, banyak anak-anak yang punya semangat dan keberanian untuk bertanding," papar Owi yang pernah menyabet gelar Juara Dunia BWF tersebut.

"Itu penting, karena perjalanan menjadi atlet profesional tidak cukup hanya dengan punya teknik yang bagus," tambahnya.

"Mereka harus punya kemauan untuk terus belajar, disiplin dalam latihan, dan yang paling penting tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan,” pungkas Tontowi.

Abidzar Kembali Berburu Tiket ke PB Djarum

Semangat pantang menyerah yang ditekankan Tontowi tampak dalam diri Muhammad Abidzar Alghifari, peraih Super Tiket dari jalur KU 12 Putra.

Pemain PB Terpadu Balikpapan itu mengalahkan wakil Minahasa, Geralldy Mananggel, dalam dua gim langsung di partai final.

"Lawan saya di final tadi bermain cukup bagus, khususnya di gim pertama," kata Abidzar yang mengidolakan Mohammad Ahsan.

Bagi Abidzar, lolos ke fase karantina menjadi deja vu karena ia juga pernah mengikuti tahap tersebut pada Audisi Umum PB Djarum 2024 dan 2025.

"Saya sangat senang bisa mendapat Super Tiket sebagai juara di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar dan akan menjalani karantina untuk ketiga kalinya," ujarnya.

"Dua tahun terakhir saya belum berhasil diterima karena kendala tinggi badan, stamina, dan power pukulan," kenang Abidzar.

"Tapi menjadi atlet PB Djarum adalah mimpi saya sejak usia 7 tahun dan semoga tahun ini bisa mewujudkannya," harapnya.

Kisah lain datang dari Nur Hidayah, atlet binaan PB Yanti Jaya Makassar, yang meraih Super Tiket melalui jalur pilihan Tim Pencari Bakat.

Meski finis sebagai runner-up KU 12 setelah kehilangan fokus di partai puncak, potensinya tetap menarik perhatian para pemandu bakat.

"Saya tidak menyangka bisa mendapatkan Super Tiket dari tim pencari bakat," ujar Nur Hidayah yang mengaku pernah gagal di tahap turnamen pada edisi 2022.

"Saya akan berusaha keras di babak karantina supaya bisa diterima menjadi atlet PB Djarum," janjinya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com