- Grand Master Novendra Priasmoro keluar sebagai juara kategori open Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.
- Kejuaraan catur tersebut berlangsung di The Tavia Heritage Hotel pada 3-4 Oktober 2026 dengan 420 peserta.
- Hasil kejuaraan ini menjadi ajang penyaringan atlet untuk memperkuat kontingen DKI Jakarta pada Kejurnas 2026 di Banten.
Penutupan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya legenda catur Indonesia GM Utut Adianto, Ketua Percasi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth, Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Andri Yansah.
Selain penutupan turnamen, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan enam kepengurusan Pengurus Kota (Pengkot) Percasi di wilayah DKI Jakarta.
Enam kepengurusan tersebut meliputi Percasi Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu.
Percasi Jakarta Selatan dipimpin Joko Sukarno, Jakarta Utara oleh Ozi Fauzi, Jakarta Pusat dikomandani Andi Fachrie Lentera, Kepulauan Seribu dipimpin Rhama Bedah Wijaya, Jakarta Timur dinahkodai Angia Sekartaji, sedangkan Jakarta Barat digawangi Sunardi Sadeli.
Kent berharap keberadaan kepengurusan di enam wilayah tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap olahraga catur, khususnya anak-anak dan pecatur pemula.
"Saya membuka ruang seluas-luasnya bagi orang tua berdomisili di Jakarta yang ingin anaknya belajar catur atau menjadi atlet catur, dan juga bagi para pecatur di warung kopi. Kita sudah siapkan kepengurusan di lima kota dan satu kabupaten," paparnya.
Menurutnya, pembentukan kepengurusan di enam wilayah administrasi DKI Jakarta merupakan langkah penting untuk memperluas pembinaan catur hingga ke tingkat bawah.
"Dari dahulu belum pernah ada bentuk kepengurusan organisasi seperti ini. Baru ada di era saya. Harapan saya, semoga catur bisa menjangkau semua lapisan hingga kelas bawah," pungkas Kent.
Sementara itu, GM Utut Adianto yang juga merupakan pembina Percasi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.
Menurut Utut, penggunaan hotel sebagai lokasi pertandingan memberikan suasana berbeda sekaligus meningkatkan motivasi para pecatur untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
"Kejuaraan seperti ini bagi pecatur adalah impian. Apalagi mainnya di gedung bagus, hotel bagus. Ramai banget. Tepuk tangan untuk ketua kita, Pak Kenneth," kata Utut.
Meski memberikan apresiasi, Utut juga menyampaikan sejumlah masukan agar kualitas penyelenggaraan kejuaraan berikutnya semakin meningkat.
"Saran saya ke depannya mesti diperkuat tim teknis. Semoga diperbanyak babaknya, minimal sembilan pertandingan dan berlangsung 90 menit sehingga kualitas akan semakin meningkat," ujarnya.
Tingginya antusiasme peserta turut mendapat perhatian dari Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto. Dengan jumlah peserta mencapai 420 pecatur, ia berharap Kejurda tersebut bisa menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta baru dari Ibu Kota.
"Mudah-mudahan catur DKI Jakarta bisa melahirkan lebih banyak GM dan penerus Utut Adianto. Saya lihat animo peserta sangat luar biasa," kata Uus.
Novendra sendiri mengapresiasi pelaksanaan Kejurda DKI Jakarta tahun ini. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan dan persaingan yang tersaji menunjukkan keseriusan Percasi DKI Jakarta dalam melakukan pembinaan atlet.
"Kejurda tahun ini keren banget. Saya lihat paling bagus dan mewah, digelar di hotel berbintang. Persaingan open juga sangat ketat. Di putra ini semua atlet PON ikut serta," ujar Novendra.
Pecatur tersebut pun optimistis DKI Jakarta mampu mempertahankan predikat juara umum pada Kejurnas Catur 2026 di Banten.
"Saya yakin DKI Jakarta akan bisa mempertahankan gelar juara umum di Kejurnas dan bahkan meraih lebih dari enam emas di bawah kepemimpinan Ketum Pak Kenneth yang sangat perhatian dengan para atlet," pungkasnya.