- Tiga atlet PB Djarum menjuarai BWF World Junior Championships 2026 setelah mengalahkan lawan-lawan mereka di partai final.
- Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan total bonus senilai Rp200 juta kepada para atlet, pelatih, serta ofisial yang terlibat.
- Keberhasilan tersebut menjadi bukti keberhasilan program pembinaan serta regenerasi atlet bulu tangkis usia dini di Indonesia.
Bagi Radithya, keberhasilan menjadi juara pada debutnya di panggung dunia merupakan pencapaian yang sebelumnya hanya ia bayangkan.
“Ini pertama kali saya mengikuti World Junior Championships dan alhamdulillahnya saya bisa jadi juara. Saya masih merasa ini mimpi, apalagi lawan di final juga tidak mudah, sengit sekali,” tutur Radithya.
“Tapi karena pernah bertemu di turnamen lainnya, saya berusaha mempelajari permainan dia dan juga bersiap bermain hingga tiga gim. Alhamdulillah, walaupun di game kedua sempat hilang fokus, tapi saya bisa membalikkan keadaan di game ketiga dan bisa juara,” tandas dia.
Sementara itu, Luthfi dan Dian mengakui bahwa mengalahkan wakil China di partai puncak membutuhkan kesiapan mental dan kekompakan.
“Kami sangat bangga dan bersyukur karena gelar juara dunia ini diraih melalui proses serta perjuangan yang tidak mudah. Keberhasilan ini kami persembahkan untuk Indonesia, kedua orang tua, tim pelatih, tim pendukung, serta seluruh suporter yang terus memberikan doa dari awal hingga akhir. Terima kasih juga kepada klub tercinta kami, PB Djarum, yang telah mendukung perjalanan karier kami hingga mencapai titik ini,” ujar Dian.
“Sejak awal, pelatih selalu mengingatkan kami untuk menikmati pertandingan dan tidak terlalu memikirkan nama besar lawan. Kami diminta fokus menjalankan strategi, menjaga komunikasi, serta berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap reli. Pelatih menanamkan kepercayaan diri bahwa setiap pasangan memiliki peluang yang sama, sehingga kami bisa bermain lepas. Berhasil mengatasi tekanan dalam perebutan poin-poin akhir juga menjadi kunci keberhasilan kami. Berusaha fokus meraih satu demi satu poin serta menjaga komunikasi agar tidak terbebani oleh papan skor. Meskipun tekanannya sangat tinggi, kami tetap percaya dengan potensi masing-masing hingga pertandingan benar-benar selesai,” jelas Lutfi.
Rincian Bonus Atlet dan Tim Pelatih PB Djarum
BWF World Junior Championships merupakan turnamen bulu tangkis untuk atlet berusia di bawah 19 tahun yang menjadi salah satu ajang penting dalam mengukur potensi pemain muda di level internasional.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Bakti Olahraga Djarum Foundation menyalurkan bonus dengan total Rp200 juta kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang terlibat dalam keberhasilan Indonesia.
Radithya Bayu Wardhana menerima bonus sebesar Rp45 juta. Sementara itu, pasangan ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti mendapat bonus masing-masing Rp60 juta.
Apresiasi juga diberikan kepada tim ofisial, yakni Manajer Tim Eskar Denantara sebesar Rp25 juta, Kepala Pelatih Tunggal Putra Wiempie Mahardi Rp25 juta, serta Kepala Pelatih Ganda Campuran Muhammad Rijal Rp25 juta.
Adapun Asisten Pelatih Tunggal Putra Ihsan Maulana Mustofa dan Asisten Pelatih Ganda Campuran Hendra Mulyono masing-masing menerima bonus Rp10 juta.