Poptren.suara.com – Open Mic jadi istilah yang umum dikenal bagi kalangan komika atau Stand Up Comedy. Tapi di Indonesia, istilah tersebut rupanya sudah didaftarkan sebagai merek oleh Ramon Papana, sejak tahun 2013.
Siapa sangka, pendaftaran hak merek Open Mic ternyata berimbas merugikan bagi deretan komika lainnya dari waktu ke waktu. Terungkap, kalau Ramon Papana kerap melayangkan somasi pembayaran royalti ke sejumlah komika atau pihak lain, yang menggunakan istilah tersebut dalam kegiatannya.
Lebih detail, kerugian yang dialami tidak hanya oleh komika namun juga pemilik kafe dan sebagainya, yang menjadi lokasi pertunjukkan open mic, dijelaskan oleh Pandji Pragiwaksono.
"Ada untuk beberapa kafe, mereka minta sampai Rp250 juta," ujar komika yang juga seorang aktor tersebut.
Sementara itu, kerugian dengan nominal yang tak main-main bahkan juga pernah dialami oleh komika lainnya, yakni Mo Sidik. Ia mengungkap pernah dilayangkan somasi dan dimintai royalit hingga Rp1 miliar.
"Terus terang, gara-gara itu saya dua sampai tiga minggu enggak bisa tidur. Boro-boro mau melawak ya," imbuhnya.
Menggugat Ramon Papana
Karena dinilai sudah sangat merugikan, sejumlah komika Indonesia secara bersama-sama akhirnya sepakat untuk menggugat Ramon Papana.
Kalangan komika yang juga terdiri dari Adjis Doa Ibu hingga Ernest Prakasa meminta agar Ramon mengembalikan nama Open Mic ke publik. Hal tersebut dijelaskan oleh kuasa hukum para komika, yakni Panji Prasetyo.
"Pihak yang mendaftarkan ini mengirimkan somasi ke mana-mana, meminta bayaran untuk setiap acara yang bertajuk open mic," ujar Panji Prasetyo.
Baca Juga: Gara-gara Hak Paten Open Mic, Ada Komika yang Rugi hingga Rp 1 Miliar
"Akhirnya mereka (para komika) menghubungi kami dan hari ini datang. Intinya satu, mengajukan gugatan pembatalan merek dan meminta pengadilan untuk mengembalikan merek Open Mic untuk menjadi milik publik," tambahnya.
Sumber: suara.com.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan