Sukabumi.suara.com – Panglima TNI ke-21 yang menjabat saat ini, yaitu Jenderal TNI Andika Perkasa diketahui akan memasuki masa pensiun di akhir tahun tepatnya bulan Desember 2022. Mengikuti kabar tersebut, teka-teki sosok pengganti yang akan mengisi posisinya menjadi sorotan.
Sejauh ini, ada tiga nama yang disebut-sebut berpotensi menjadi sosok pengganti. Ketiga nama tersebut terdiri dari KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, KSAU Marsekal Fajar Prasetyo, dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.
Sementara itu Anggota Komisi I Effendi Simbolon dalam rapat Komisi I dengan Panglima TNI pada Senin (5/9/2022) mengungkap jika kemungkinan pengganti Andika akan datang dari angkatan 1994, yang berpotensi memunculkan kondisi potong generasi.
"Dengar-dengar katanya ini potong generasi, katanya jadi langsung ke '94 semua. Jangan ada yang marah, dipersiapakan yang kan kelahiran '68 ke atas ya wajar dipersiapkan," ujarnya, mengutip Suara.com.
Di lain sisi, pada saat bersamaan rupanay juga muncul kabar mengenai potensi adanya perpanjangan masa pensiun bagi pimpinan TNI.
Seperti yang diketahui, selama ini masa pensiun anggota TNI berada usia 58 tahun. Namun, belum lama ini ada gugatan mengenai uji materi terhadap Undang-Undang TNI ke Mahkamah Konstitusi. Disebutkan bahwa judicial review tersebut meminta masa pensiun anggota TNI disetarakan dengan Polri, dari 58 tahun menjadi 60 tahun.
Hal tersebut dinilai menarik karena jika gugatan dikabulkan, artinya Andika Perkasa berpotensi masih bisa meneruskan jabatannya sebagai Panglima TNI hingga tahun 2024.
Namun merespons kabar tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta agar semua pihak termasuk masyarakat tidak berasumsi atau berspekulasi secara berlebihan.
“Kami minta kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi tentang masalah gugatan judicial review UU TNI ini. Mari kita tunggu dan hormati putusan dari Mahkamah Konstitusi," ujarnya.
Baca Juga: Menhan Prabowo dan Jenderal Andika Akan Dimintai Penjelasan Soal Kasus Mutilasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal