Sukabumi.suara.com - Sebagai umat Muslim kita disunnahkan untuk membacakan doa setiap azan berkumandang.
Azan akan berkumandang selama 5 kali dalam sehari yaitu saat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Setelah azan merupakan salah satu waktu yang paling mustajab untuk memanjatkan doa.
Dari Abdullah bin Amr, melalui hadits shahih dikatakan bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda;
"Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan. Kemudian bershalawatlah untuk-ku, karena barangsiapa yang bershalawat untukku sekali, maka dengannya Allah SWT akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah Al-Wasilah kepada Allah SWT untukku. Ia adalah sebuah tempat di Surga yang tak diraih kecuali oleh seorang hamba di antara hamba-hamba Allah, dan aku berharap ia adalah aku. Barangsiapa memintakan untukku wasilah kepada Allah SWT, maka dia layak mendapat syafa’atku".
Bacaan doa yang dilafalkan setelah mendengar seruan adzan menurut Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari yaitu:
"Allahumma robba haadzihid da’watit taammah, washhalaatil qoo’imah, aati muhammadanil washililata walfadhiilah, wasysyaarofa wad darajatal aaliyatar rafii’ah, wab’atshu maqaamam mahmudadanil ladzi wa’adthah, innaka laa tulhliful mii’aadz, yaa Arhamar-Raahimiin", (HR Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).
Artinya;
"Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad SAW. Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafa’at) yang Kaujanjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji,".
Keutamaan Azan
Baca Juga: Sah! Azwar Anas Resmi Jabat Posisi MenPAN RB
Keutamaan jika kita mendengar azan kemudian mengamalkan doa tersebut, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa umatnya, sesuai dengan Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim:
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku. Maka akan diampunilah dosanya.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kapan TKA SMA 2026 Dilaksanakan? Simak Jadwal dan Ketentuan Resminya
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung