/
Rabu, 07 September 2022 | 17:45 WIB
Ilustrasi adzan (Positive Moslem Attitude/Unsplash)

Sukabumi.suara.com - Sebagai umat Muslim kita disunnahkan untuk membacakan doa setiap azan berkumandang. 

Azan akan berkumandang selama 5 kali dalam sehari yaitu saat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Setelah azan merupakan salah satu waktu yang paling mustajab untuk memanjatkan doa. 

Dari Abdullah bin Amr, melalui hadits shahih dikatakan bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda;

"Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan. Kemudian bershalawatlah untuk-ku, karena barangsiapa yang bershalawat untukku sekali, maka dengannya Allah SWT akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah Al-Wasilah kepada Allah SWT untukku. Ia adalah sebuah tempat di Surga yang tak diraih kecuali oleh seorang hamba di antara hamba-hamba Allah, dan aku berharap ia adalah aku. Barangsiapa memintakan untukku wasilah kepada Allah SWT, maka dia layak mendapat syafa’atku".

Bacaan doa yang dilafalkan setelah mendengar seruan adzan menurut Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari yaitu: 

"Allahumma robba haadzihid da’watit taammah, washhalaatil qoo’imah, aati muhammadanil washililata walfadhiilah, wasysyaarofa wad darajatal aaliyatar rafii’ah, wab’atshu maqaamam mahmudadanil ladzi wa’adthah, innaka laa tulhliful mii’aadz, yaa Arhamar-Raahimiin", (HR Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).

Artinya;

"Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad SAW. Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafa’at) yang Kaujanjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji,". 

Keutamaan Azan 

Baca Juga: Sah! Azwar Anas Resmi Jabat Posisi MenPAN RB

Keutamaan jika kita mendengar azan kemudian mengamalkan doa tersebut, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa umatnya, sesuai dengan Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim:  

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku. Maka akan diampunilah dosanya.”

Load More