Sukabumi.suara.com – Sebelumnya ramai kabar soal salah satu warga kabupaten Sukabumi bernama Alif Fitrah Rodillah (28), yang diduga jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan meminta pulang. Terkini, Alif dipastikan akan kembali pulang ke tanah air.
Tidak sendiri, Alif juga akan pulang bersama empat orang Indonesia lainnya, di mana salah satunya juga merupakan warga Sukabumi lain yang diketahui berasal dari Desa Cisaat.
Mengutip sukabumiupdate.com, Alif diketahui pulang pada Jumat (10/9/2020) dengan pesawat yang transit di Singapura sekitar pukul 16.00 WIB sehingga pesawat diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada sekitar pukul 19.00 atau 20.00 WIB.
“Hari ini pulang, Alhamdulillah saya dan empat orang teman saya termasuk orang Cisaat itu juga pulang," kata Alif lewat pesan singkat.
Tidak langsung ke Sukabumi, dijelaskan bahwa jika dari bandara Alif akan ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan International Organization for Migration (IoM) atau Organisasi Internasional untuk Migrasi.
“Gak langsung ke Sukabumi paling ke jakarta dulu, kita mau ketemu kemenlu sama pihak IOM," ujarnya.
Masih menurut sumber yang sama, dijelaskan juga bagaimana Alif akhirnya diperbolehkan pulang. Padahal, sebelumnya ia mengungkap diminta membayar sejumlah uang sebesar Rp59 juta jika ingin pulang ke Indonesia, dari perusahaan yang diduga menjadi penyalur perdagangan orang.
Menurutnya, perusahaan yang dimaksud membiarkan Alif dan orang Indonesia lainnya bisa keluar setelah mengetahui jika KBRI Laos melakukan pencarian.
Alif pun disebutkan keluar dari gedung tempatnya selama ini dikurung pada Sabtu (3/9), dan langsung pergi ke sebuah penginapan yang berjarak sekitar 30 menitan dari gedung. Kemudian, pada Rabu (7/9) Alif dibawa oleh pihak KBRI ke sebuah penginapan yang tidak jauh dari Kantor KBRI, sampai akhirnya bisa pulang hari ini.
Baca Juga: Catat! Ini 6 Rekomendasi Kuliner yang Wajib Dicoba di Sukabumi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Adaptasi Anime Fool Night Resmi Diumumkan, Kolaborasi Sunrise dan SHAFT
-
Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat
-
Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat