Sukabumi.suara.com - Jalan Nasional yang merupakan jalan penghubung antara Sukabumi-Gekbrong (Cianjur) akan ada perbaikan 3 jembatan, jalan tersebut akan diperbaiki oleh Kementerian PUPR.
Untuk menanggulangi kemacetan akibat perbaikan jalan, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup. Akan ada jalur diaktifkan yaitu jalur alternatif Sukaraja-Patung Macan.
Melalui laman media sosial instagram BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat memberikan informasi mengenai informasi penting bagi pengguna jalan Sukabumi-Cianjur.
"PPK 2.1 PJN Wilayah II Jawa Barat pada tanggal 16 September hingga 30 Oktober 2022 melalui kegiatan Paket Preservasi Jalan Benda-Sukabumi-Cianjur TA. 2022 akan melaksanakan pekerjaan rehabilitasi jembatan untuk 3 jembatan Cimuncang, Ciganda & Cisaninten di ruas jalan Bts. Sukabumi - Gekbrong secara bertahap," pemberitahuan pada laman sosial media BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat.
Cimuncang akan jadi jembatan pertama yang diperbaiki, dengan menggunakan konstruksi rigid pavement pada oprit jembatan dan overlay hotmix di atas jembatan. Perwakilan BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat mengatakan, selama masa pembangunan arus lalu lintas akan tetap berjalan secara fungsional dengan adanya buka-tutup. Namun jika untuk mobil pribadi dan ingin menghindari kemacetan disarankan untuk lewat jalur alternatif Sukaraja-Patung Macan.
Perlu diketahui 3 Jembatan yang ada di sepanjang jalan Sukabumi menuju Gekbrong ( Cianjur) memiliki kondisi yang rusak, sehingga menimbulkan kemacetan.
Kemudian untuk skema arah kendaraan dari Bandung akan melalui Tugu Macan ke arah Pasar Sukaraja lalu Jalur Lingkar Selatan. Sedangkan untuk kendaraan dari Sukabumi- Cianjur akan melalui Selakaso-Pasar Sukaraja-Balai Desa Selawangi-Tugu Macan Sukalarang.
Diharap agar pengendara untuk memperhatikan informasi ini dan dapat menghindari kepadatan yang diakibatkan oleh pekerjaan jalan yang sedang dilaksanakan. Tulis Admin BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat di Instagram.
Sumber: sukabumiupdate.com
Baca Juga: Miris! Anak 12 Tahun Dijual dan Diperkosa Hingga Terinveksi HIV
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring