Sukabumi.suara.com - Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabi'ul Awal dalam tahun Hijriah.
Adapun Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam setelah Rasulullah SAW wafat. Peringatan ini dimaksudkan dengan kegembiraan dan penghormatan kepada Rasullah SAW.
Maulid Nabi pada tahun 2022 jatuh pada Minggu 9 Oktober. Di Indonesia Maulid Nabi ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Jalaluddin As-Suyuthi mengatakan, rasa syukur pada Allah termasuk atas hari kelahiran Nabi Muhammad sebaiknya diekspresikan dengan aktivitas kebaikan yang dimaknai sebagai bentuk syukur pada Allah.
Umumnya masyarakat Indonesia yang merayakan Maulid Nabi akan mengisinya dengan membaca kitab rawi (buku riwayat Nabi Muhammad) dengan atau tanpa iringan rebana. Hal lainnya bisa dilakukan dengan pembacaan Al-Qur’an dan ceramah agama.
Berikut merupakan amalan ketika Maulid Nabi yang paling sering dilakukan:
1. Membaca Al-Qur'an
Membaca kitab suci Al-Qur'an bagi umat muslim memiliki berbagai keutaman salah satunya memberikan syafaat kepada umat muslim ketika hari kiamat. Sesuai dengan Hadits Riwayat Muslim yang menyebutkan:
"Dari Zaid bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata, telah menceritakan kepadaku Abu Umamah Al Bahili ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafaat kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti". (HR. Muslim) [ No. 804 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
Baca Juga: Bosen di Rumah Terus? Ini Rekomendasi Tempat Healing di Sukabumi yang Murah
2. Puasa sunnah
Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada puasa yang lebih afdal dari puasa daud. Puasa daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari puasa dan sehari tidak." (HR Bukhari dan Muslim).
3. Memperbanyak Salawat
Membaca sholawat untuk Rasulullah SAW dimaksudkan untuk mendoakan dan memohon berkah dari Allah SWT untuk keselamatan dan kesejahteraan.
Sebagaiman dalam Al-Qur'an surat Al Ahzab ayat 56 yang berbunyi:
Innallha wa mal`ikatah yuallna 'alan-nabiyy, y ayyuhallana man all 'alaihi wa sallim taslm (Q.S. Al-Ahzab:56)
Berita Terkait
-
Daftar Hari Besar Oktober 2022, Awal Bulan Penuh Peristiwa Penting, Libur Nasional Berapa Hari?
-
Ustaz Khalid Basalamah Larang Umat Muslim Hadiri Maulid Nabi, Begini Penjelasannya
-
5 Bacaan Sholawat Nabi Muhammad Pendek, Amalkan saat Maulid Nabi 2022
-
Daftar Tanggal Merah Bulan Oktober 2022, Ada Berapa Libur Nasional?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim