Sukabumi.suara.com – Baim Wong dan Paula Verhoeven kembali jadi bahan hujatan karena konten KDRT yang melibatkan Kepolisian. Buntutnya, pasangan tersebut diproses hukum dan terancam dipidanakan.
Terbaru, pada hari ini, Kamis (7/10/2022), kepastian soal tindakan tegas dari aksi Baim Wong dan Paula Verhoeven belanjut. Mereka akan memenuhi panggilan dari Kepolisian Kebayoran Lama, untuk menjalani pemeriksaan.
Hal tersebut disampaikan oleh AKP Nurma Dewi, selaku Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, pada Kamis (6/10).
"Besok kita jadwalkan untuk pemanggilan dari saudara kita BW dan saudara kita P, Jumat tanggal 7. Jam dan jadwal sudah kita layangkan ke beliau," jelasnya.
Tak berhenti sampai di situ, Baim Wong dan Paula Verhoeven nampaknya tak belajar dari kesalahan. Setelah dihujat dan akhirnya memutuskan untuk meminta maaf langsung ke pihak kepolisian, warganet kembali dibuat gemas karena kesempatan meminta maaf Baim dan Paula juga dijadikan konten.
Gegara hal tersebut, saat ini banyak warganet yang menyindir agar Baim Wong dan Paula Verhoeven kembali membawa tim kameramen dan membuat konten saat mereka menjalani pemeriksaan.
Ragam komentar tersebut terlihat pada salah satu unggahan dari akun @lambe_turah di Instagram tentang Baim Wong.
"Besok pas ke kantor polisi dijadiin konten, lumayan cuan lagi," komentar @dewi***,
"Jangan lupa kameramennya diajak mas baim. Mayan kan cuan," imbuh akun @nita***.
Baca Juga: Prank KDRT Baim Wong Tetap Akan Ditindak Lanjut Polisi Meski Sudah Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan