Sukabumi.suara.com - Kasus KDRT yang dilakukan Rizky Billar kepada sang istri Lesti Kejora masih ramai diperbincangkan. Berbagai pihak ikut menyuarakan pendapatnya mengenai kasus KDRT ini, termasuk dengan Najwa Shihab.
Najwa Shihab turut buka suara atas kasus KDRT. Ia mengatakan jika korban dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga harus dibela.
Najwa Shihab mengibaratkan jika kasus KDRT seperti gunung es, yaitu banyak kasus yang tidak terungkap. Kekerasan yang dilaporkan hampir selalu dapat dipastikan lebih kecil dari kejadian sesungguhnya.
“Kalau kita lihat data-data dari berbagai lembaga yang kredibel, itu seperti puncak gunung es. Jadi, apa yang dilaporkan, apa yang disampaikan, itu selalu hampir pasti selalu lebih kecil dari kejadian atau kenyataan angka-angka yang sebenarnya,” ucap Najwa Shihab.
Najwa Shihab meminta perspektif yang digunakan ialah selalu membela korban serta tidak memaafkan kekerasan dalam bentuk apapun. Karena, Najwa Shihab menilai bahwa tantangan perempuan terbesar saat ini merupakan kekerasan.
“Sekali lagi, perspektifnya adalah selalu percaya dan membela korban, dan tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun, baik kekerasan fisik, kemudian kekerasan verbal, kekerasan emosional,” tegasnya.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan