Sukabumi.suara.com - Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) meminta agar Polri segera mengusut dugaan tindak pidana impor bahan obat sirup dalam kasus gagal ginjal akut yang diderita oleh ratusan anak di Indonesia.
Muhadjir Effendi mengatakan bahwa permintaannya kepada Polri mengenai pengusutan dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan koordinasi dengan beberapa kementerian.
Muhadjir merasa pengusutan perlu dilakukan karena berdasarkan dengan data awal, bahwa bahan baku obat sirup yang menyebabkan ratusan anak Indonesia terkena gagal ginjal akut diimpor dari negara yang tidak ditemukan kasus serupa.
"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian dan kita telah mendapatkan masukan dari semua pihak. Tadi malam saya sudah telepon Pak Kapolri agar kasus gagal ginjal akut ini diusut dan ditelaah kemungkinan ada tidaknya tindak pidana," ucap Muhadjir Effendy.
Muhadjir juga mengatakan terdapat 3 negara yang mengimpor bahan obat sirup yaitu Indonesia dengan kasus terbanyak yaitu lebih dari 100 orang anak yang terdampak dan diperkirakan akan terus bertambah, negara Zambia di Afrika Selatan sebanyak 70 kasus, dan Nigeria di Afrika Barat berjumlah 25 kasus.
Pemerintah akan menelisik bagian awal asal muasal bahan baku obat sirup, bagaimana proses untuk masuk ke Indonesia sampai bisa terdistribusi ke pabrik-pabrik.
Muhadjir mengatakan jika pemerintah akan segera menetapkan status terkait ada atau tidaknya pelanggaran dalam hal ini, dan jika terdapat pelanggaran akan masuk dalam kategori pidana atau tidak.
Kasus ini sangat diperhatikan oleh beberapa pihak, pasalnya gagal ginjal akut telah menyerang anak-anak di bawah umur, terutama umur 10 tahun ke bawah dengan rata-rata 1-6 tahun yang merupakan sumber daya manusia (SDM) berharga di masa depan.
"Bagi kita, satu korban, bukan tak ternilai karena itu kita berharap kalau ada pelanggaran harus ditindak secara tegas," pungkasnya.
Baca Juga: Heboh Yuri Yunita Hapus Make Up Depan Penonton saat Merayakan Ulang Tahun Album Tutur Batin
Pihaknya saat ini belum mengetahui bagaimana dampak bagi yang belum sembuh karena serangannya pada organ yang paling vital. Pemerintah tidak ingin kasus yang sama terulang kembali sehingga apa pun status hasil pengusutan kasus bahan baku obat sirop yang sebabkan gagal ginjal akut adalah yang penanganan yang cepat.
Sumber: jabar.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi