Sukabumi.suara.com - Klub asal Ukraina, Shskthar Donetsk ajukan untuk coret timnas Iran dari ajang Piala Dunia Qatar 2022.
Hal itu disebabkan Iran mendukung invasi yang dilakukan Rusia kepada Ukraina. Malahan Iran dituduh ikut berperan langsung dalam konflik tersebut.
Manajemen tim Shakthar menginginkan Iran juga harus dikluarkan dari turnamen Piala Dunia dan digantikan oleh timnas Ukraina.
"Ini akan menjadi keputusan adil yang mesti menjadi pengingat bagi dunia mengenai sebuah rezim yang membunuhi orang-orang terbaiknya dan membantu membunuh warga Ukraina," ujar kepala eksekutif Shakthar, Sergei Palkin.
Keterlibatan Iran dalam invasi Rusia ke Ukraina memang belum terbukti benar. Namun Amerika Serikat menuding pasukan Iran terlibat langsung dalam perang tersebut.
Di Piala Dunia Iran tergabung di Grup B. Pertandingan pertama Iran dijadwalkan akan berhadapan dengan Inggris pada 21 November mendatang.
Setelah itu barulah Iran akan menjamu Wales. Timnas Wales sendiri sukses melangkahkan kaki ke Piala Dunia usai lolos di babak playoff.
Sebagai lembaga yang diajukan tuntutannya, FIFA enggan menanggapi hal tersebut. Akan tetapi sikp FIFA jelas kepada Rusia yang akhirnya di skors untuk sementara waktu.
Pasalnya FIFA baru bereaksi ketika pemerintah sebuah negara sudah mulai ikut campur dalam hal menjalankan federasi sepakbolanya.
Baca Juga: Warga Diancam Akan Dibunuh Saat Mengingatkan Pencuri Kabel
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata