Sukabumi.suara.com - Bagi sebagian orang mungkin asing dengan upacara pemotongan gigi. Pemotongan gigi umumnya dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali. Upacara potong gigi juga dapat disebut dengan Mepandes, Metatah, ataupun Mesangih. Umumnya upacara ini wajib dilaksanakan bagi anak-anak yang sudah menginjak masa remaja.
Upacara Metatah ini memiliki tujuan yang baik yaitu sebagai salah satu bentuk harapan agar para remaja dapat menahan atau dapat mengendalikan godaan nafsu. Selain itu para anak-anaknya diharapkan dapat dipertemukan kembali di surga dengan orang tuanya setelah meninggal.
Metatah sendiri umumnya dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan adat lainnya seperti saat pernikahan, Upacara Ngaben, dan Ngeresi.
Metatah berasal dari kata memahat yang artinya prosesi metatah dilakukan dengan mengikir 2 gigi taring dan empat gigi seri rahang atas. Setelah gigi dikikir, para remaja akan diminta untuk merasakan 6 rasa yang terdiri dari pahit, asam, pedas, sepat, asin dan manis.
Adapun makna dari keenam rasa tersebut yaitu dalam rasa pahit dan asam sang anak akan merasakan ketabahan dalam menghadapi kehidupan, sedangkan rasa pedas sebagai simbol kemarahan dan diharapkan untuk dapat sabar menghadapi amarah yang timbul, kemudian rasa sepat sebagai simbol dari taat terhadap peraturan atau norma yang berlaku, sedangkan asin menandakan sebagai kebijaksanaan dan manis sebagai kebahagiaan.
Metatah merupakan ritual yang wajib bagi umat Hindu Bali, dan ritual ini wajib diselengarakan oleh orang tua sebelum sang anak memasuki masa perkawinan. Metatah sendiri umumnya dilaksanakan pada pagi hari, anak remaja yang mau melaksanakan metatah sebelumnya tidak boleh untuk keluar rumah untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?