Sukabumi.suara.com - Ngomong-ngomong mengenai cemilan memang tidak ada habisnya. Kali ini kita akan membahas Kacang-kacangan mengandung berbagai macam rasa.
Rasanya pun bervariasi ada asin, gurih, bahkan manis. Kacang ini banyak berperan dalam pembuatan kue kering atau bahan topping.
Berikut jenis kacang-kacangan:
Kacang Tanah
Kacang Tanah biasanya tumbuh di area tanah lempung dan berpasir. Di Indonesia sendiri, Kacang Tanah biasa digoreng atau direbus untuk dijadikan cemilan. Kacang Tanah juga bisa diproduksi menjadi bahan dalam pembuatan kue kering atau lainnya seperti selai kacang.
Kacang Mete
Kacang yang berasal dari jambu monyet, kacang mete ini tumbuh subur di Indonesia itu sebabnya kacang ini mudah ditemukan di swalayan atau di pasar. Kacang mete banyak digunakan diberbagai hidangan makanan.
Kacang Almond
Kacang Almond merupakan salah satu jenis kacang yang paling banyak diekspor ke berbagai belahan dunia. Kacang Almond juga banyak digunakan untuk makanan pencuci mulut.
Selain itu, terdapat juga produk-produk lain yang memanfaatkan cita rasa kacang ini, seperti tepung, sirup, serta susu yang terbuat dari Kacang almond.
Kacang Walnut/ Kenari
Pohon walnut banyak tumbuh di India. Walnut mengandung rasa yang keras dan karena banyak mengandung lemak, maka jika disimpan terlalu lama akan menjadi tengik.
Baca Juga: Respect! Pemilik Warung Nasi ini Jual Paket Makan Lengkap Rp5.000 Tanpa Takut Rugi
Maka ada tehnik dalam pengolahan kacang ini, apabila tehniknya benar dalam pengolahan maka kacang ini akan tahan sampai 1 tahun lamanya.
Kacang Pistachio
Kacang Pistachio mayoritas tumbuh di negara-negara Asia Tengah macam Kazakhstan dan Uzbekistan. Kacang Pistachio juga kerap dijadikan cemilan dan dikonsumsi langsung setelah digoreng, dipanggang, atau bahkan secara mentah.
Kacang jenis ini juga banyak dipakai untuk hidangan-hidangan di negara asia tengah yang memang banyak memproduksi kacang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat
-
Transformasi BUMN Kian Diperkuat, Penerapan GCG Dinilai Beri Dampak Positif
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Pengamat Apresiasi Langkah Penguatan Tata Kelola BUMN demi Efisiensi dan Transparansi
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi