Sukabumi.suara.com - Pada Kamis (17/11/2022) aparat kepolisian di Polres Bogor berhasil menangkap terduga penipu pinjaman online untuk mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).
Pelaku merupakan seorang perempuan dengan inisial SAN, ia masih dalam pemeriksaan atas kasus pinjaman online (pinjol) untuk ratusan mahasiswa IPB. AKB Iman Imanuddin selaku Kapolres Bogor membenarkan adanya pemeriksaan terhadap terduga pelaku.
"Masih kami periksa (SAN). Sudah mengarah pada satu nama (tersangka)," ungkap Iman, pada Kamis yang ditemui di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dilansir dari ANTARA penangkapan terduga pelaku dilakukan setelah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang menjadi korban atas pinjaman online berkedok investasi tersebut.
Iman juga mengatakan pihaknya masih mendalami perkara tersebut. Sehingga pihaknya belum bisa membeberkan kronologi secara terperinci tentang penangkapan dari SAN dan peran yang dilakoninya. Sebab kerugian yang harus ditanggung para korban jumlah nominalnya hingga miliaran rupiah.
"Kami sedang mendalami apakah orang-orang yang membantu terselenggaranya kegiatan tersebut berperan secara aktif dan mengetahui dari awal tentang keadaan palsu yang ditawarkan tersebut. Kalau seandainya itu bisa terpenuhi, maka kepada mereka juga bisa dikenakan pasal penyertaan," jelas Iman.
Awalnya pada Rabu (16/11) Polres Bogor menerima laporan dari sejumlah mahasiswa IPB yang mengaku terjerat pinjol, setelah sebelumnya pada Selasa (15/11) ada juga beberapa mahasiswa yang melapor terlebih dahulu.
Modus yang digunakan pelaku yaitu berkedok toko online. Korban awalnya ditawari investasi dengan iming-iming keuntungan 10 persen di sebuah toko online.
Kemudian para korban mengaku diminta oleh pengelola toko online untuk mengajukan pinjaman online, nantinya dari pinjaman online tersebut uangnya diinvestasikan di toko online tersebut.
Baca Juga: Gibran dan Kaesang Turun Tangan Saat Melihat Sang Ibu Direndahkan
Tag
Berita Terkait
-
Siap-siap Dicari Polisi, 3 Pria Kepergok Palak Sopir Truk Di Penjaringan Saat Jalanan Macet
-
Budi Dalton Diadukan Novel Bamukmin Kasus Penistaan Agama, Uu Dorong Ridwan Kamil di Pilpres 2024
-
Putri Delina Bagikan Foto Pesta Ultah Sule Tanpa Nathalie, Pria di Bogor Hidup Kembali Untuk Hindari Debt Collector
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA