Sukabumi.suara.com – Gempa dengan kekuatan Mag 5.6 yang mengguncang Cianjur memang menjadi pukulan hebat bagi banyak orang. Meski hanya terasa berupa guncangan kecil di Jabodetabek, namun di pusat gempa yakni Cianjur, sejumlah laporan kerugian banyak materi dan nyawa masih terus bertambah.
Salah satunya di Kampung Kadudampit Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Dua Diduga dua orang warga dilaporkan tertimpa retuntuhan bangunan minimarket yang ambruk pada Senin (21/11/2022) siang.
Dilaporkan jika identitas dari korban yang terjebak reruntuhan tersebut belum diketahui. Namun menurut laporan sementara satu orang berhasil diselamatkan dan satunya lagi masih dalam pencarian reruntuhan.
Di lain sisi, di wilayah sama yakni di Kecamatan Cilaku ada sebanyak tujuh orang yang dilaporkan meninggal dunia. Herman, selaku Supervisor Pusdalops Kabupaten Cianjur menjadi pihak yang melaporkan hal tersebut.
"Saya posisi ada di Kecamatan Cilaku, Kampung Kadudampit dilaporkan tadi dari teman-teman relawan tangguh bencana (retana) dan desa ada 7 korban meninggal dan telah dievakuasi," ujarnya, mengutip Sukabumiupdate.com.
Bukan hanya itu, dipastikan juga ada puluhan warga terluka serta banyaknya bangunan rumah yang ambruk di wilayah Kecamatan Cilaku.
"Warga yang luka banyak ada sekitar puluhan, belum sempat terhitung karena masih sibuk mendeteksi, mendata, memastikan warga-warga selamat. Sekarang masih melakukan penyisiran," tambahnya lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kematian Steven Arya di Langkat
-
Ulasan Drama Taxi Driver, Keadilan Hukum di Balik Taksi Mewah Misterius
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Review Serial I Will Find You: Sebuah Misteri Pelarian Emosional Sang Ayah
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan