Sukabumi.suara.com – Sebelumnya Aldi Taher banyak menuai pujian lantaran aksi panggungnya yang dinilai cukup bagus saat mengisi acara di FIB Universitas Indonesia. Ia dinilai cukup piawai saat membawakan lagu ‘Don’t Look Back in Anger’ milik Oasis.
Rupanya, setelah itu Aldi Taher banyak mendapat tawaran untuk mengisi acara festival dan konser musik di waktu yang akan datang.
Salah satu tawaran yang kabarnya sudah meminta Aldi Taher menjadi bintang tamu adalah gelaran Pestapora, yang meminta pria tersebut mengisi acara pada bulan September tahun 2023 mendatang.
Terbaru, Aldi Taher kembali ‘memamerkan’ tawaran manggung yang datang padanya untuk mengisi acara malam tahun baru nanti.
Yang menarik, Aldi Taher rupanya berani memasang tarif tinggi. Hal tersebut dinilai warganet sebagai rasa percaya diri Aldi Taher karena belakangan aksinya dianggap memukau dan memuaskan.
“Ada yang kontak mau undang Aldi Taher nyanyi di malam tahun baru ditanya budgetnya berapa, aku bilang Rp100 juta katanya kemahalan.” tulis Aldi Taher, dalam sebuah unggahan di akun instagram pribadinya, pada Selasa (13/12/2022).
Setelah itu, Aldi Taher pun meminta pendapat mengenai berapa sebenarnya biaya manggung yang seharusnya dipatok jika mengisi acara tahun baru.
“Emang biasanya berapa ya harga artis isi acara tahun baru? Belum pernah soalnya” tanya Aldi Taher lagi.
Menjawab pertanyaan tersebut, banyak yang menuliskan komentar mendukung, namun ada juga yang menyindir Aldi Taher.
Baca Juga: Heboh Aksi Keren Aldi Taher Manggung di FIB UI, Netizen: Saya Aslinya 2 Orang
“2-3x budget biasanya bro” komentar artis Udin Penyok,
“Bener bang 100,, 100 rebu lebih tepatnya” komentar @rafly***
“itu harga artis, lu siapa?” tanya @mukri_***
“Tarif artis itu tergantung talenta, klo talenta lu bagus ya tarifnya mahal, klo talenta lu cuma gitu² doank ya pihak eo jg gak mau bayar mahal²” komentar @adjie*** bijak,
“100 juta event tahun baru dibilang kemahalan mah mending gak usah diambil mas.. tulis @agung***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga