/
Kamis, 22 Desember 2022 | 10:52 WIB
Tol Jakarta-Cikampek yang akan mengalami kenaikan tarif (bpjt.pu.go.id)

Sukabumi.suara.com - Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) ataupun bahan pangan saja. Tetapi juga terjadi terhadap tarif tol. Pemerintah rencananya akan segera menaikan tarif tol untuk rute Jakarta-Cikampek. Selain itu Tarif Tol Layang MBZ yang berada di atas jalan tol Jakarta-Cikampek ikut mengalami kenaikan. 

Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT Kementerian PUPR membenarkan tentang adanya kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampeknya. Ia juga mengatakan bahwa saat ini sedang diproses mengenai kenaikannya. 

"Tol Jakarta-Cikampek sedang kita proses (kenaikan tarifnya), yang di atas kan mengikuti," ucap Danang, pada Kamis (22/12/2022) dikutip dari suara.com

Belum ada rincian mengenai seberapa banyak kenaikan dari tarif tol, selain itu belum dipastikan waktu untuk kenaikan tarif tol tersebut. 

"Belum diputuskan (besaran kenaikan tarif). Harapannya secepatnya lah ya kalau perhitungan kita bisa diterima," jelas Danang. 

Danang menilai memang seharusnya tarif tol Jakarta-Cikampek mengalami kenaikan. Karena selama 6 tahun kebelakang tol ruas tol Jakarta-Cikampek sama sekali belum mengalami kenaikan. 

Selain itu, sesuai dengan peraturan dalam penyesuaian tarif tol idealnya dilakukan setiap 2 tahun sekali, hal tersebut dilihat dari pengaruh laju inflasi. 

"Itu yang bawahkan sudah 6 tahun enggak ada penyesuaian tarif," terangnya, merujuk pada tarif tol Jakarta-Cikampek. 

Baca Juga: SDM Berkualitas dengan Resiliensi dan Kompetensi Tinggi, Jawaban Tantangan Resesi Global dan Fenomena Bubble Burst

Load More