Sukabumi.suara.com - Nikita Nirzani kini harus mendekam di balik jeruji besi lantaran roses hukum yang menjeratnya atas laporan dari Dito Mahendra terkait kasus pencemaran nama baik.
Bagai peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga pula, Nikita yang kini mendekam di balik jeruji besi kembali mengalami nasib malang lantaran mengidap penyakit pengapuran tulang leher.
Menurut pengakuan dari sang sahabat dekat, Fitri Salhuteru, hasil rongten mengatakan bahwa tulang bagian leher mantan Dipo Latief tersebut keropos dan nampak bolong-bolong di beberapa bagian.
"Lihat hasil rontgen dia, tulangnya keropos, bolong-bolong," kata Fitri Salhuteru ditemui di RS Premier Bintaro, Tangerang Selatan pada Kamis (22/12/2022).
Fitri juga menyebut bahwa wanita yang kerap disapa Nyai tersebut oernah berobat ke luar negeri lantaran keluhan sakit kepala yang dikira disebabkan oleh penyumbatan di bagian kepala.
"Niki itu pernah berobat ke Swiss. karena dia merasa pusing dan dikira ada penyumbatan di kepala," terang Fitri Salhuteru.
" Kalau nggak salah memang ada penyempitan di bagian kepala," kata Fitri Salhuteru.
Setelah melihat hasil rontgen tersebut, Fitri menilai keluhan skit kepala akibat penyempitan iru mungkin didapat dari pengeroposan tulang yang dialami oleh Ibu tiga anak tersebut.
"Mungkin ya kalau saya nggak salah lagi. Mungkin penyempitan itu didapat dari sakit Nikita di tulang leher ini, mungkin ya," ujarnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Kamboja: Suporter Bentangkan Spanduk "Mereka Bukan Meninggal tapi Dibunuh"
Berita Terkait
-
Dito Mahendra Diizinkan 3 Mangkir Sidang, Nikita Mirzani Cuma Boleh Sehari Dirawat, Sahabat: Enggak Manusiawi
-
Padahal Lagi Dirawat di RS, Nikita Mirzani Dipaksa Pulang ke Rutan
-
Dirawat, Nikita Mirzani Siapkan Fisik dan Mental untuk Bertemu Dito Mahendra di Sidang
-
Nikita Mirzani Dipindahkan ke Rumah Sakit dari Rutan Serang karena Sakit Pengeroposan Tulang
-
Uang Jajan Nikita Mirzani Rp500 Juta untuk 2 Minggu, Sindir Tarif Indra Tarigan?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali