Sukabumi.suara.com – Saat menjalani hukuman kemarin, ternyata Nikita Mirzani beberapa harus izin untuk penanganan ke rumah sakit. Hal itu dikarenakan Nikita Mirzani mengalami pengeroposan pada tulang.
Nikita Mirzani berencana setelah bebas akan fokus pada penyembuhan penyakitnya. Ia juga akan kembali mendatangi rumah sakit untuk meminta jadwal operasi.
"Cari jadwal dulu ya (operasi) karena dokternya baru selesai cuti paling setelah tanggal 5 (Januari 2023)," ujarnya di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/12).
Tim dokter belum memutuskan kapan operasinya akan dilakukan. Ibu tiga anak itu siap dioperasi kapan pun.
"Kalau dokter bilang kita operasinya tanggal 6 atau 7, ya, sudah," ujar Nikita Mirzani.
Nikita mengaku sudah siap lahir batin atas keputusan dokter nantinya. Bahkan, tak ada persiapan khusus yang ia lakukan.
"Persiapannya enggak ada, sih. Ya, sudah, jalani saja," imbuhnya.
selama menjalani penahanan, Nikiya mengaku harus tidur di matras yang tipis. Hal ini diduga membuat Nikita Mirzani makin mengeluhkan sakit tulang yang ia alami.
"Tidurnya enggak di lantai sih. Tidurnya pakai matras, tapi matrasnya enggak kayak di rumah yang tebal. Jadi, itulah yang menyebabkan tulang semakin terasa sakit," tutur Nikita Mirzani.
Baca Juga: Profil Paus Emeritus Benediktus XVI, Meninggal Dunia di Usia 95 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan