Sukabumi.suara.com – Seorang pria berinisial R (35) diproses oleh Polres Sukabumi setelah dilaporkan oleh warga lantaran melakukan tindak asusila, lebih tepatnya kekerasan seksual kepada anak perempuan yang masih berusia enam tahun.
Tindak kejahatan tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, (12/1/2023), di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, R melancarkan aksi asusila terhadap anak tetangga yang masih berusia enam tahun di rumah kontrakan miliknya. Di mana rumah tersebut juga tak jauh dari rumah nenek dan kakek korban.
Diketahui jika korban memang selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya, lantaran sang ibu bekerja di Ibu Kota, dan sang ayah sudah meninggal dunia.
"Rumah kakeknya memang dekat dengan rumah kontrakan pelaku, sekitar lima meter," ujar salah seorang warga berinisial DY, mengutip pemberitaan sukabumiupdate.com.
Mengenai kronologi, rupanya korban memang kerap main ke rumah R lantaran R sendiri memiliki empat orang anak, di mana salah satu anak R sendiri merupakan teman korban dan sering bermain bersama.
Tindak asusila baru diketahui ketika korban mengeluhkan rasa sakit pada area kemaluannya setelah pulang bermain di rumah pelaku.
Terakhir, menurut keterangan AKP Dian Poernomo selaku Kasatreskrim Polres Sukabumi, pelaku saat ini sudah ditahan dan sudah berstatus sebagia tersangka.
"Iya betul sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan," ujarnya, mengutip sumber yang sama.
Baca Juga: Dikta Meringis Kesakitan Usai Alami Pelecehan Seksual
Tag
Berita Terkait
-
Polsek Warudoyong Resor Sukabumi Kota Tengah Selidiki Video Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam
-
LPSK Tanya Hubungan Spesial Dengan Brigadir J, Putri Candrawathi: Saya Diam, Saya Korban Kekerasan Seksual
-
Lakukan Pelecehan Seksual ke Remaja di Kamar Kost, Yanto Kuli Bangunan Jadi Bulan-bulanan Warga Manggarai Selatan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring