Sukabumi.suara.com – Viral berita tentang live guyur 24 di platform tiktok yang memperlihatkan seorang ibu-ibu, nenek-nenek ataupun bapak-bapak duduk ditengah kolam kecil atau lumpur yang mengguyur badannya menggunakan air atau lumpur yang berada di kolam tersebut.
Akhir-akhir ini sering sekali muncul ditiktok live yang menunjukan konten guyur sambil meminta hadiah atau gift dari penonton, ketika netizen mengetahui bahwa aksi tersebut juga disaksikan oleh sang anak yang menyuruh ibu, nenek atau ayahnya untuk melakukan live tersebut agar mendapat belas kasihan dari netizen bahkan beritanya mengatakan anak mereka tidak segan untuk memaksa orangtuanya untuk live sampai pingsan
Ketika netizen melihat tubuh dari ibu, nenek atau bapak yang melakukan live terlihat gemetaran, pucat dan tidak tahan dingin sontak membuat netizen geram dan melontarkan berbagai komentar
“ itu kasian neneknya udh mau pingsan “
“ bahaya itu bisa kena hipotermia “
“ ini ngemis begini amat ya “
" Skip live nya guys, jangan dikasih panggung "
“ anaknya masa tega nyuruh ortu ngemis sampe kesakitan gitu“
“ ini tiktok gak banned yang begini? “
Baca Juga: Ohm Pawat Melakukan Bullying, Fans: Terimakasih Udah Minta Maaf Paw
“ ini harus di banned dari tiktok supaya ga ada yang ngemis live guyur guyur mematikan ini “
“ kalo masih ada yg gift, keterlaluan sih “ dan masih banyak komentar dari netizen di berbagai platform
Walaupun sudah ditegur namun sampai saat ini masih banyak live guyur yang meminta-minta gift atau hadiah di tiktok.
bagaimana nih menurut tanggapan anda tentang live guyur ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja