Sukabumi.suara.com - Ridwan Kamil sebelumnya sudah memberikan klarifikasi pasca disudutkan atas pemecatan seorang guru yang mengkritik dirinya secara tidak sopan.
Tidak bermaksud membuat guru tersebut dipecat, Ridwan Kamil diketahui mengupayakan kepada Dinas Pendidikan wilayah yang bersangkutan, agar mencabut pemecatan guru yang dimaksud, yakni Sabil Fadhillah.
Padahal, pihak SMK tempat Sabil mengajar sendiri yakni SMK Telkom Kemuning Cirebon sudah membeberkan klarifikasi, jika Sabil sebelunya sudah beberapa kali terlibat masalah, dan mendapat SP2.
Puncaknya pada saat Sabil mengkritik tidak sopan kepada Ridwan Kamil, ia mendapat SP3 dan akhirnya dipecat.
Kendati demikian, pihak Dinas Pendidikan dan SMK Telkom Cirebon sendiri rupanya mendengar permintaan Ridwan Kamiln, dan menawarkan kesempatan kepada Sabil untuk kembali mengajar.
Namun ternyata, hal tersebut nampaknya ditolak oleh Sabil. Ia pun akhirnya juga mengakui jika dirinya memang benar sudah mendapat SP2 dari SMK Telkom Cirebon.
"Perihal tentang SP1 SP 2 iya, ya udah saya iyakan," ujar Sabil, mengutip wawancara yang diunggah akun TikTok @siberasi.id.
"Pada dasarnya saya ucapkan terima kasih atas tawaran penarikannya untuk kembali lagi (mengajar di SMK Telkom Cirebon, tapi pada dasarnya saya sampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya kemungkinan sih enggak untuk kembali lagi (mengajar)" ujar Sabil, masih mengutip sumber yang sama.
Lebih lanjut, Sabil menjelaskan jika alasannya tidak menerima tawaran tersebut adalah karena dirinya sudah terlanjur malu.
Baca Juga: Sabil Fadhillah, Guru yang Dipecat karena Memberi Kritik Ternyata Dulunya Pendukung Ridwan Kamil
"Saya sendiri udah ngerasa malu ya. Malu dalam artian, atas kasus ini kedua lembaga malah jadi kebawa-bawa." ujar Sabil lagi.
Mengetahui respons Sabil ini, warganet di kolom komentar berbalik menuliskan komentar negatif terhadap Sabil. Namun, tak sedikit juga yang memberikan nasehat.
"Introfeksi diri pak agar bisa lebih baik lagi ke depannya" tulis @dhede***
"mangkanya hati2 kang saat menggunakan sosmed" ujar @desta***
"baru honor udah begitu ,gimana klo jdi pimimpin" komentar @anwar***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim