Sukabumi.suara.com – Nathalie Holscher kembali membuat rame media sosial hingga menjadi perbincangan publik.
Usai dirinya melepas hijab, Nathalie Holscher juga mencurahkan isi hatinya terkait nafkah yang diberikan oleh Sule sebesar Rp 25 juta disebut kurang.
Nathalie Holscher kembali mengungkap isu perselingkuhan Sule. Tak hanya itu, Nathalie Holscher juga didesak oleh Sule untuk melakukan tes DNA anaknya, Adzam.
Dalam unggahan yang diposting oleh Nathalie Holscher menyampaikan, bahwa saat ia mengandung, Sule tidak yakin bahwa yang dikandung olehnya adalah anaknya hingga meminta Nathalie untuk tes DNA.
"Saya melahirkan anak saya pun dia sampai ingin tes DNA anak saya. Saya hamil pun sampai chat ke salah satu anaknya, dan nanya 'gimana nih bunda hamil'," tulis Nathalie dalam postingan itu.
Sebenarnya isu Nathalie Holscher diminta melakukan tes DNA sudah menyeruak sejak 2022 lalu ketika proses perceraian dengan Sule sedang berlangsung.
Kala itu, janda satu anak ini diminta tes DNA oleh Sule karena anaknya bernama Adzam dinilai tidak ada kemiripan dengan ayah kandungnya.
Bukan itu saja, Nathalie Holscher juga sempat diisukan selingkuh dengan manajer Sule saat itu yang bernama Panji.
Namun, Sule sempat pasang badan untuk membantah, dan membela Nathalie Holscher serta manajernya, Panji.
Baca Juga: Inara Rusli Diajak Taaruf Koko Joseph Irianto, Begini Prosesnya Menurut Islam
"Panji itu manajer saya, manajer istri saya. Panji itu memang sama semua perempuan begitu, ya kan dekat gitu lho," kata Sule melansir tayangan di kanal YouTube SCTV.
Menurut Sule, Panji memang dekat dengan semua perempuan, dan tidak hanya pada Nathalie Holscher.
Panji bahkan juga sempat meminta tolong Sule terkait gosip perselingkuhannya dengan Nathalie Holscher ramai jadi perbincangan publik.
"Panji juga sering minta tolong 'Kang kok jadi gini'. Ya, nggak papa sabar aja Panji, anggap aja ini sebagai ujian. Karena kan tidak (selingkuh)," kata Sule.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan