Sukabumi.suara.com-Sikap Keisya Levronka saat tengah berbincang-bincang dengan Marlo Ernesto dalam sebuah podcast dikritik tajam oleh warganet. Jebolan Indonesian Idol Sesi 10 tersebut disebut minim etika. Bahkan ada juga yang menduga Keisya dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.
Namun belakangan ini muncul dugaan bahwa sikap buruk Keisya Levronka dalam podcast tersebut dipicu oleh omoongan Marlo yang menyinggung soal orang kabupaten di menit-menit pertama dimulainya podcast.
Marlo juga menyarankan Keisya untuk tidak memaksakan diri untuk berbicara memakai bahasa gaul Jakarta sebab terdengar tidak sesuai dengan asal usulnya dari Kota Malang, jawa Timur.
"Nggak apa-apa, di sini kamu boleh jadi diri kamu sendiri. Kamu kalau nggak mau pakai lo-gue juga nggak apa-apa. Soalnya terdengar aneh," ujar Marlo.
"Oh ya," balas Keisya dengan senyum yang tampak getir.
Marlo lantas mengkonfirmasi bahwa perkataannya tadi bukanlah sebuah hinaan, melainkan pujian untuk dirinya yang orang kabupaten.
"Apakah itu hinaan?" tanya Keisya.
"Nggak itu pujian, pujian buat orang kabupaten," jawab Marlo.
"Tadi perasaan bilang, 'Ada orang kabupaten yang datang,'" ujar Keisya sambil tertawa.
"Gua nggak pernah ngomong kayak gitu, masak iya sih," jawab Marlo.
Seperti diketahui, podcast Marlo dan Keisya telah dihapus dari Youtube. Namun cuplikan pembicaraan mereka telah tersebar di jejaring sosial media.
Berita Terkait
-
Siapa Marlo Ernesto? Putra Andy F Noya Diuji Kesabaran Wawancarai Keisya Levronka
-
Keisya Levronka Dihujat Tak Beretika di Podcast, Sang Ibu Minta Maaf: Semoga Jadi Pelajaran
-
Penyebab Keisya Levronka Kesal di Podcast Marlo, Diduga karena Disebut Artis Kabupaten
-
Usai Wawancarai Keisya Levronka sampai Viral, Instagram Marlo Kena Suspend
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!