Suara Sukabumi - Di dalam industri musik Indonesia yang kaya akan bakat-bakat, tokoh-tokoh terkenal serta penggemar sering kali berusaha mencari tahu apa yang membedakan satu musisi dari yang lain.
Baru-baru ini, Ahmad Dhani, seorang legenda musik Indonesia, memberikan pandangan uniknya mengenai karakteristik khas dalam dunia musik Indonesia.
Dalam suatu wawancara bersama Desta, Dhani menyebutkan dua nama musisi yang menurutnya memiliki ciri khas yang kuat dalam perjalanan karier musik mereka.
Musisi pertama yang mendapatkan apresiasi dari Ahmad Dhani adalah Tulus. Menurut Dhani, Tulus adalah seorang penyanyi yang memiliki ciri khas yang sangat jelas.
Apresiasi ini menekankan bahwa Tulus berhasil menggambarkan identitas musikal yang unik dan bisa dikenali oleh para pendengar.
Penghargaan ini juga merupakan bentuk pengakuan terhadap bakat dan dedikasi Tulus dalam menciptakan musik yang otentik dan menarik.
“Kalau menurut gue ya yang punya karakter ya Tulus, itu punya karakter, nggak banyak sih,” ujar Ahmad Dhani dalam wawancara tersebut.
Ketika ditanya tentang band dengan karakteristik yang unik, Dhani dengan cepat menjawab bahwa NOAH adalah sebuah band yang memiliki karakter yang kuat.
Pernyataan ini mencerminkan penghargaan Dhani terhadap NOAH sebagai grup musik yang berhasil mempertahankan identitas mereka sejak mengganti nama dari Peterpan.
Baca Juga: Anastasia Ria Rilis Lagu In Case You Are In Love dengan Lirik Full Berbahasa Inggris
NOAH telah menunjukkan ketahanan dan kontinuitas dalam berkarya, dan ciri musikal mereka masih dapat dikenali oleh pendengar dari berbagai generasi.
“Kalau band, yang terakhir ya NOAH ya yang bagus ya,” tambah Dhani.
Pandangan Ahmad Dhani ini menggarisbawahi pentingnya karakter dalam dunia musik. Karakter ini tak hanya mencakup suara vokal atau aransemen instrumen, melainkan juga seluruh atmosfer yang tertuang dalam karya musik.
Karakteristik khas ini memungkinkan musisi dan band untuk membawa nuansa yang unik serta membedakan diri di tengah industri yang dipenuhi dengan beragam genre dan gaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026