Pek tay atau keputihan mempunyai tanda keluarnya cairan bening atau putih dari organ intim. Cairan ini kebanyakan terdiri dari sel dan bakteri. Proses ini membantu membersihkan dan melumasi area kewanitaan serta melawan kuman jahat dan infeksi.
Normalnya, pertama kalinya keputihan terjadi kurang lebih enam bulan sebelum menstruasi. Ini dipengaruhi perubahan hormon dalam tubuh. ada juga keputihan akan keluar saat wanita mendapatkan rangsangan seksual, menyusui atau pada saat stres.
Tidak berwarna, tidak berbau,meninggalkan bercak kekuningan, tekstur cairannya dapat berubah tergantung siklus menstruasi adalah gejala yang lazim saat perempuan mengalami keputihan meskipun setiap wanita berbeda.
Jika keputihan disertai dengan bau menyengat, memiliki warna kekuningan atau keabu-abuan, jumlahnya cukup banyak dan merasakan tidak nyaman serta panas ini tanda keputihan tidak normal.
Berikut pengobatan yang dapat dilakukan:
Untuk keputihan normal tidak perlu penanganan khusus karena akan membaik dengan sendirinya.
Pada saat keputihan pastikan jaga kebersihan organ kewanitaan, gunakan pakaian yang nyaman, mudah menyerap keringat dan perbanyak minum air putih
Untuk keputihan tidak normal segeralah kedokter untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan keluhan dan kondisi kesehatan.
Pemberian antibiotik oleh dokter salah satu cara untuk mengurangi gejala keputihan tidak normal
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih
-
Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua
-
Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran
-
Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?
-
Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan
-
RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun
-
Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan
-
AI Mulai Masuk Industri Manufaktur, Integrasi Data Jadi Kunci Sebelum Terapkan Teknologi
-
Tren Belanja Online di Indonesia Berubah, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah dan Diskon!
-
Terungkap, Rektor Unsoed Kena OTT KPK Usai Ikut Sosialisasi Antikorupsi