Suara Sumatera - Anies Baswedan berencana melakukan safari di sejumlah kota di Indonesia, salah satunya di Aceh. Sayangnya, belum lama ini disebutkan jika izin bersafari mentan Gubernur DKI Jakarta ini malah ditolak oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh.
Benarkah upaya penolakan sebagai upaya menjegal niat Anies Baswedan maju sebagai Presiden 2024?. Hal ini pun menjadi pembahasan publik.
Sebab partai pengusung Anies Baswedan, Partai Nasdem sendiri menyayangkan hal tersebut. Petinggi partai Nasdem menilai penolakan safari atau kegiatan mengunjungi masyarakat, harusnya tidak dilarang.
Anies Baswedan sendiri direncanakan akan berkampaye di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh. Partai Nasdem pun mengungkapkan sudah mengurus seluruh izin kepada pemerintah setempat, baik kepada kedinasan bahkan kepada pihak kepolisian.
Izin sebenarnya sudah dikeluarkan oleh instansi terkait, namun tetiba dibatalkan. Safari yang diketahui bertajuk Panggung Silaturahmi Anies ini rencanakannya digelar awal Desember nanti. Panitia mengungkapkan jika kegiatan diawali dengan sejumlah kegiatan diantaranya jalan sehat.
Partai Nasdem Aceh pun mengungkapkan jika Anies akan berpidato politik di saat itu.
Petinggi Nasdem lainnya, Willy Aditya mengungkap jika Anies Baswedan memang berencana mengunjungi sejumlah daerah di Sumatera, seperti Aceh, Padang, Riau, Palembang, kemudian menuju ke Papua. Partai pengusung Nasdem, Partai Demokrat, PKS sampai relawan pun akan terjun ke daerah.
Dia pun membenarkan jika izin silaturahmi di Aceh memang dicabut oleh pihak Pemda. "Sebelumnya sudah keluar izin tapi habis itu dicabut sama pihak pemda," kata Willy melansir Suara.com.
Pencabutan izin penggunaan fasilitas hanya dilakukan pihak Pemda Aceh sedangkan pihak kepolisian tidak melakukannya.
Baca Juga: Risiko Nikah Muda, Aurel Hermansyah Ngaku Jadi Susah Rilis Lagu Baru
"Pihak kepolisian kan konteksnya adalah memberikan izin keramaian. Yang mencabut izin itu adalah pihak pemda, daerah," terang Willy.
Dia pun menyayangkan jika masih ada upaya pencabutan izin tersebut, padahal sebelumnya sudah ada izin diberikan.
"Dalam situasi seperti ini ada represifitas yang sifatnya tidak penting ya. Tentu ini menjadi catatan kita bersama, kita berharap, kan demokrasi ini kan suatu proses yang terbuka saja, tidak perlu juga hal-hal seperti itu terjadi," imbuh Willy.
Anies Baswedan sendiri sudah diusung Partai Nasdem menjadi calon presiden (Capres) 2024 mendatang
Berita Terkait
-
Penjegalan Safari Politik Anies Baswedan Bikin Elite Nasdem Murka: Menyakiti Hati Rakyat!
-
Waduh! Safari Politik Anies di Aceh Terhalang Izin, NasDem: Tiba-tiba Dicabut Tanpa Alasan
-
Jadi Idola Warga Sumbar, Anies Diprediksi Bisa Panen Suara Jika Maju pada 2024
-
Nasdem Berharap Pencabutan Izin Tempat Acara Anies di Aceh Tidak Bermuatan Politik
-
Safari Anies Baswedan di Aceh Terganggu Pencabutan Izin Tempat, NasDem Sesalkan Sikap Pemda
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan
-
Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model
-
Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur
-
4 Sepeda Hybrid Poligon Paling Nyaman Buat ke Kantor Maupun Touring
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Gen Z dan Quiet Luxury: Antara Gaya Hidup Baru atau Malah Tekanan Sosial?
-
Bakat Emas yang Terancam Layu: Refleksi Nasib Atlet Indonesia di Cabang Olahraga Ice Skating
-
Sepatu Sekolah Anak TK yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Pilihan Tanpa Tali yang Kuat dan Nyaman
-
Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi
-
Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!